DKI Disarankan untuk Rombak Seluruh Direksi BUMD

Sabtu, 08 Juli 2017 - 01:19 WIB
DKI Disarankan untuk...
DKI Disarankan untuk Rombak Seluruh Direksi BUMD
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melakukan rombak jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkunganya pada bulan ini. DPRD DKI Jakarta meminta perombakan juga menyentuh direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, perombakan jabatan PNS itu kewenangan Gubernur. Sebagai peimpin yang mendapatkan mandat dari rakyat, Gubernur berhak memilih pembantu-pembantunya, dalam hal ini PNS dilingkunganya.

"Jadi sebenarnya enggak ada yang istimewa, biasa saja. Sama saja kayak zaman Ahok ganti-ganti perangkat daerah kan semau-mau juga," kata Taufik di gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Pada kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno Oktober 2017 mendatang, bukan hal yang tidak mungkin perombakan kembali terjadi. Bahkan, Taufik saat ini tengah memberi kisi-kisi kepada Anies-Sandi untuk melakukan perombakan, khususnya direksi BUMD.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menyatakan akan mengganti seluruh direksi BUMD lantaran dari puluhan BUMD yang ada, hanya 15 persen yang sehat. Padahal, BUMD itu merupakan salah satu sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Berdasarkan evaluasi kami, saya terutama partai Gerindra, ingin BUMD menjadi sumber APBD sesuai aturannya. Kemarin saya minta daftar BUMD, jumlahnya puluhan kok yang keliatan cuma satu-dua. Semua harus dievaluasi, tidak boleh jadi pedagang. Beda pedagang dengan manajerial," tegasnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menuturkan, perombakan pejabat DKI masih berproses di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) lantaran sisa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat hanya tersisa sekitar 4 bulan.

Saefullah menjelaskan, perombakan itu boleh dilakukan kapan saja untuk meningkatkan pelayanan dan mengisi kekosongan pejabat akibat pensiun atau masalah tertentu. Untuk pensiun saja, kata dia, setiap bulan itu ada sekitar 10-20 pejabat dari total 5.000 lebih PNS di Jakarta.

"Nah itu harus diiisi. Ada eselon II sampai eselon IV. Eselon 4 nya ada seratusan, eselon III sekitar 70 an. Eselon II ada belasan, tapi sifatnya perputaran saja disesuaikan dengan kompetensinya sesuai dengan arahan pak Gubernur tadi kita bawa diskusi di Kemendagri belum final," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
8 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
9 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
10 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
12 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved