Teror di Polsek Kebayoran Lama, Ansor-Banser Tak Takut Ancaman ISIS

Selasa, 04 Juli 2017 - 19:40 WIB
Teror di Polsek Kebayoran...
Teror di Polsek Kebayoran Lama, Ansor-Banser Tak Takut Ancaman ISIS
A A A
JAKARTA - Banser dan Ansor tidak takut terhadap ancaman yang mengatasnamakan ISIS. Hal ini menyusul pemasangan bendera ISIS di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) subuh tadi.

“Tidak ada satu pun yang perlu ditakutkan karena kita berada di jalan yang benar. Namun begitu, kami tetap waspada. Ansor akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan kami mendukung langkah aparat kepolisian dalam menindak pelaku teror,” kata Komandan Densus 99 Banser-Ansor, Nurruzaman dalam rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (4/7/2017).

Menurut Nurruzaman, Ansor-Banser tetap konsisten menolak faham khilafah islamiyah/daulah islamiyah. Bagi Ansor-Banser, NKRI dan Pancasila sudah final. Tidak perlu diperdebatkan lagi.

“Sekali lagi kami sampaikan, Ansor-Banser tidak takut dengan ancaman tersebut. Bagi Ansor ini adalah risiko perjuangan mempertahankan NKRI. Bagi kami, apabila kami mati dalam mempertahankan NKRI, maka kami mati dalam keadaan syahid,” ujar Nurruzaman, yang juga dikenal sebagai pengamat terorisme ini. (Baca juga: Polsek Kebayoran Lama Dipasangi Bendera ISIS )

Seperti diketahui, selain memasang bendera ISIS di kantor Polsek Kebayoran Lama, pelaku juga menuliskan pesan bernada ancaman di atas kertas kartun berwarna kuning ditujukan kepada Ansor dan Banser selain polisi, TNI, dan Densus 88.

Namun Nurruzaman mempertanyakan ancaman yang ditujukan kepada pihaknya. Alasannya selama ini oleh ISIS siapa pun yang menolak khilafah islamiyah/daulah islamiyah dianggap murtad.

“Yang menolak khilafah adalah mayoritas masyarakat Indonesia. Jadi mayoritas penduduk Indonesia murtad, kafir, dong? Bagaimana bisa begitu?” ujarnya.

Menurut dugaannya, apa yang terjadi di Polsek Kebayoran Lama bukan tindakan yang dilakukan ISIS, tapi kelompok lain yang sengaja mencari momentum untuk menyerang polisi.

“Apa yang terjadi ini bukan cara-cara ISIS. Kalau ISIS saya menduga polseknya sudah diserang. Mungkin saja simpatisan ISIS atau juga bisa kelompok lain yang sengaja memperkeruh keadaan setelah akhir-akhir ini terjadi penyerangan kepada aparat kepolisian,” terangnya.
(poe)
Berita Terkait
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
Belum Ada Motif Terorisme...
Belum Ada Motif Terorisme dalam Aksi Penyanderaan di Kelab Malam Belanda
Dua Aksi Teror dalam...
Dua Aksi Teror dalam Seminggu, Kosgoro 57: Ada Pergeseran Tren Pelaku
Dorong Pencegahan Terorisme,...
Dorong Pencegahan Terorisme, Alissa Wahid Ajak Berbagai Pihak Lebih Peka
NU Kutuk Keras Aksi...
NU Kutuk Keras Aksi Terorisme di Saat Jabar Dilanda Bencana Alam
Din Syamsuddin: Aksi...
Din Syamsuddin: Aksi Teror Bertentangan dengan Nilai Agama Mana Pun
Berita Terkini
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
14 menit yang lalu
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
35 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
41 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
52 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
52 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved