Antisipasi Arus Balik, KM 66-41 Tol Cikampek Dibuat Satu Arah Mulai 30 Juni

Rabu, 28 Juni 2017 - 14:05 WIB
Antisipasi Arus Balik,...
Antisipasi Arus Balik, KM 66-41 Tol Cikampek Dibuat Satu Arah Mulai 30 Juni
A A A
BANDUNG - Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas kendaraan saat arus balik Lebaran 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat dan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar berencana melakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow (satu arah) di sepanjang Jalan Tol Cikampek.
Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik menjelaskan, contra flow akan diberlakukan mulai KM 66 hingga KM 41 arah Jakarta.

Rekayasa lalu lintas itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat pertemuan arus kendaraan dari Tol Cileunyi Padalarang (Cipularang) dan Tol Cikampek Palimanan (Cipali) di KM 66 Tol Cikampek.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kata Dedi, kepadatan arus lalu lintas mulai terjadi di KM 66 akibat menumpuknya arus kendaraan dari dua jalur tol tersebut dan penyempitan lajur.

"Jadi, untuk mengurai kepadatan lalu lintas, rencananya akan kita berlakukan contra flow mulai KM 66 hingga KM 41 Tol Cikampek," kata Dedi kepada KORAN SINDO, Rabu (28/6/2017).

Disinggung kapan rekayasa lalu lintas itu diberlakukan, Dedi menyebutkan, contra flow akan berlaku beriringan dengan puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 30 Juni, 1 Juli, dan 2 Juli 2017 mendatang. "Di tiga hari itu, kita prediksi puncak arus balik terjadi," katanya.

Dalam penanganan arus balik Lebaran 2017, lanjut Dedi, pihaknya menyiapkan 5.072 unit bus antar kota antar provinsi (AKAP), antar kota dalam provinsi (AKDP), dan bus pariwisata.

"Kami juga menyiapkan ASDP (angkutan sungai, danau, dan penyeberangan) dan kereta api. Sementara untuk angkutan udara, jumlahnya mencapai 90 unit yang take off dan landing di Bandara Husein Sastranegara Bandung dengan perbandingan 15% penerbangan internasional dan 85% domestik," paparnya.

Dedi meyakinkan, pihaknya memantau ketat kelayakan seluruh moda angkutan Lebaran 2017 demi keamanan dan kenyamanan penumpangnya.

"Semua kami cek kelayakannya karena keselamatan penumpang nomor satu. Jika tidak layak, tidak kami izinkan untuk beroperasi," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Catat! Ini Rekayasa...
Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jalur Tol Antisipasi Kemacetan Arus Balik
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Ini Penyebab dan Titik...
Ini Penyebab dan Titik Kemacetan Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor
Update, Arus Lalu Lintas...
Update, Arus Lalu Lintas di Kalimalang Bekasi Lancar
122 Ribu Kendaraan Melintasi...
122 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali di Hari Pertama One Way
Sempat Macet Parah,...
Sempat Macet Parah, Pagi Ini Jalan Kalimalang Lancar
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Kecelakaan Maut...
4 Fakta Kecelakaan Maut di Jalur Tol Jakarta-Cikampek Km 58
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved