11 Hari, 538 Preman di Jateng Ditangkap

Rabu, 21 Juni 2017 - 17:24 WIB
11 Hari, 538 Preman...
11 Hari, 538 Preman di Jateng Ditangkap
A A A
SEMARANG - Sebanyak 538 pelaku premanisme di Jawa Tengah ditangkap selama kurun waktu 11 hari terakhir, tepatnya sejak 10 Juni 2017 hingga 21 Juni 2017. Mereka ditangkap karena perilakunya meresahkan bahkan menjurus ke pidana.

Mereka ditangkap saat Operasi Cipta Kondisi. Dari 538 orang itu, 17 di antaranya dalam proses penyidikan. Sementara sisanya 521 lainnya dilakukan pembinaan. Itu merupakan data yang dihimpun dari Polda Jawa Tengah maupun polres-polres jajaran di Jawa Tengah.

"Mereka yang diproses sidik (penyidikan) karena ada perbuatannya menjurus pidana, misalnya membawa senjata tajam. Itu kami dalami lebih lanjut," kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Jawa Tengah AKBP Agung Aristyawan Adhi di Lobi Markas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017).

Polda Jawa Tengah menggelar razia pada Rabu (21/6/2017) mulai pagi sampai siang. Lokasinya di Terminal Terboyo, Terminal Mangkang, dan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang.

Pantauan KORAN SINDO, setelah apel pagi petugas Subdirektorat III/Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, bersama petugas Brigade Mobil (Brimob), Samapta Bhayangkara (Sabhara) termasuk petugas Intelijen dan Keamanan (Intelkam) bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) bersiap untuk melakukan razia. Pengarahan pagi itu dipimpin Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Nanang Haryono.

Mereka kemudian dibagi menjadi tiga tim untuk menyebar melakukan razia. Tak hanya dalam Kota Semarang, razia juga masuk ke wilayah Kabupaten Kendal. Beberapa di antara mereka diamankan, termasuk seseorang yang membawa pil koplo yang terjaring razia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Razia seperti ini akan terus dilakukan. Diharapkan agar masyarakat atau pemudik lebih aman lagi meninggalkan kediamannya maupun saat bepergiannya," lanjut Agung Aris.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Nanang Haryono mengatakan, dari ratusan preman yang terjaring razia itu hampir semuanya ditangkap di terminal maupun pelabuhan. Mereka ditangkap karena mencurigakan, meresahkan, hingga melakukan tindakan yang menjurus pidana.

"Kami lakukan pembinaan untuk satu kali tertangkap, diberikan peringatan. Kalau tertangkap lagi baru diproses sidik, mereka kami amankan karena berpotensi melakukan perbuatan yang meresahkan, melakukan tindak pidana," kata Nanang.
(zik)
Berita Terkait
Polisi di Tangerang...
Polisi di Tangerang Sikat Preman dan Libas Miras
Sok Jagoan Peras Pedagang...
Sok Jagoan Peras Pedagang Sate, Preman Bertato di Sunggal Nangis Ditangkap Polisi
Anak Punk Bertato Menangis...
Anak Punk Bertato Menangis saat Diamankan Petugas
81 Preman Diangkut ke...
81 Preman Diangkut ke Polres Garut, Buntut Pengeroyokan Polisi
Operasi Bersihkan Wilayah,...
Operasi Bersihkan Wilayah, Polsek Majalaya Amankan Belasan Preman dan Senjata Tajam
Preman dan Anjal Diamankan...
Preman dan Anjal Diamankan di Pasuruan, Bukan Disel tapi Dimasukkan ke Pesantren
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved