Avanza Hantam Motor, Satu Tewas dan Dua Kritis
Kamis, 15 Juni 2017 - 21:45 WIB
Avanza Hantam Motor, Satu Tewas dan Dua Kritis
A
A
A
PALEMBANG - Kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa terjadi di Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang, jelang waktu berbuka puasa, Kamis (15/6/2017). Toyota Avanza BG 1386 ND menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang laki-laki yang tengah memboncengkan seorang perempuan dan satu anak kecil berusia sekitar empat tahun.
Akibatnya, seorang laki-laki pengemudi sepeda motor yang belum diketahui identitasnya tersebut tewas dengan kondisi luka di kepala. Sementara seorang perempuan dan anak kecil yang dibonceng masih kritis.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat sepeda motor yang ditumpangi tiga orang tersebut melintas dari arah Ampera menuju kawasan Ogan Permata Indah (OPI) Jakabaring, sekitar pukul 17.00 WIB.
Tiba di lokasi kejadian tepatnya tak jauh dari kantor PT PLN, tiba-tiba dari arah yang sama datanglah mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Saleh Hidayat (55), dengan kecepatan tinggi.
Diduga sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraannya, mobil tersebut langsung menghantam bagian belakang sepeda motor korban hingga terseret sejauh 20 meter.
"Mobilnya melaju kencang dan langsung menabrak motor itu. Wanita yang dibonceng di belakang langsung terpental. Sedangkan laki-laki yang membawa motor dan anak kecil yang ada duduk di depan terseret bersama motornya," ujar saksi mata, Beni (30).
Kejadian itu mengagetkan warga. Berbondong-bondong warga yang kebetulan ada di lokasi mendekat untuk memberikan pertolongan.
"Saat itu kondisi ketiganya sudah pingsan. Laki-laki itu sepertinya yang paling parah. Mungkin mereka ini keluarga," katanya.
Beni menerangkan, pengemudi mobil langsung meminta bantuan warga untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari. "Pengemudi itu sempat kami amankan. Tapi dia bertanggung jawab dan membawa korban ke rumah sakit," ujarnya.
Ditemui di RSUD Palembang Bari, Saleh Hidayat terlihat shock. Bahkan, saat KORAN SINDO mencoba meminta keterangan, Saleh memilih tak menjawab.
Sementara itu, Unit Laka Polresta Palembang yang mendapatkan informasi kejadian itu langsung mendatangi lokasi.
Kasubnit 1 Laka Polresta Palembang Ipda AR Sikakum mengatakan, belum mengetahui persis penyebab kejadian itu. "Belum tahu penyebabnya apa. Kita masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujarnya.
Selain itu, lanjut Sikakum, pihaknya juga masih meminta keterangan kepada pengemudi mobil. "Pengemudi mobilnya kita amankan untuk dimintai keterangan. Mobil dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut juga kita amankan sebagai barang bukti."
Akibatnya, seorang laki-laki pengemudi sepeda motor yang belum diketahui identitasnya tersebut tewas dengan kondisi luka di kepala. Sementara seorang perempuan dan anak kecil yang dibonceng masih kritis.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat sepeda motor yang ditumpangi tiga orang tersebut melintas dari arah Ampera menuju kawasan Ogan Permata Indah (OPI) Jakabaring, sekitar pukul 17.00 WIB.
Tiba di lokasi kejadian tepatnya tak jauh dari kantor PT PLN, tiba-tiba dari arah yang sama datanglah mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Saleh Hidayat (55), dengan kecepatan tinggi.
Diduga sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraannya, mobil tersebut langsung menghantam bagian belakang sepeda motor korban hingga terseret sejauh 20 meter.
"Mobilnya melaju kencang dan langsung menabrak motor itu. Wanita yang dibonceng di belakang langsung terpental. Sedangkan laki-laki yang membawa motor dan anak kecil yang ada duduk di depan terseret bersama motornya," ujar saksi mata, Beni (30).
Kejadian itu mengagetkan warga. Berbondong-bondong warga yang kebetulan ada di lokasi mendekat untuk memberikan pertolongan.
"Saat itu kondisi ketiganya sudah pingsan. Laki-laki itu sepertinya yang paling parah. Mungkin mereka ini keluarga," katanya.
Beni menerangkan, pengemudi mobil langsung meminta bantuan warga untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari. "Pengemudi itu sempat kami amankan. Tapi dia bertanggung jawab dan membawa korban ke rumah sakit," ujarnya.
Ditemui di RSUD Palembang Bari, Saleh Hidayat terlihat shock. Bahkan, saat KORAN SINDO mencoba meminta keterangan, Saleh memilih tak menjawab.
Sementara itu, Unit Laka Polresta Palembang yang mendapatkan informasi kejadian itu langsung mendatangi lokasi.
Kasubnit 1 Laka Polresta Palembang Ipda AR Sikakum mengatakan, belum mengetahui persis penyebab kejadian itu. "Belum tahu penyebabnya apa. Kita masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujarnya.
Selain itu, lanjut Sikakum, pihaknya juga masih meminta keterangan kepada pengemudi mobil. "Pengemudi mobilnya kita amankan untuk dimintai keterangan. Mobil dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut juga kita amankan sebagai barang bukti."
(zik)