Ngeri, Begini Cara Berandalan Motor di Tangsel Cari Pemimpin

Kamis, 08 Juni 2017 - 15:06 WIB
Ngeri, Begini Cara Berandalan...
Ngeri, Begini Cara Berandalan Motor di Tangsel Cari Pemimpin
A A A
JAKARTA - Merebaknya aksi kekerasan jalanan yang dilakukan oleh sekelompok orang beberapa waktu terakhir, tak terlepas dari pengaruh lingkungan pergaulan yang kini mulai menyimpang dan destruktif.

Para pelakunya yang berasal dari kalangan remaja, dianggap rentan untuk meniru tindakan apapun yang mereka amati. Parahnya lagi, kondisi demikian dimanfaatkan oleh segelintir orang yang mengajak mereka berkumpul dalam satu kelompok, lalu dimentori untuk berbuat kekerasan di jalanan.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Fadli Widiyanto menuturkan, kekerasan jalanan yang terjadi di wilayah Tangsel bukanlah dilakukan oleh geng motor. Melainkan, hanya sebatas berandalan motor, dimana mereka merupakan kerumunan liar yang kemudian berkumpul untuk menunjukkan eksistensinya.

"Di Tangsel awalnya ada yang coba membuat embrio berandalan motor ini. Cuman Alhamdulillah, begitu mereka melakukan (kekerasan) langsung berhasil ditangkap, dan diproses, calon pimpinannya juga masuk daftar pencarian orang (DPO). Setelah itu tidak ada lagi," jelas Fadli, usai memantau operasi pasar di kawasan Bintaro, Tangsel, Kamis (8/6/2017).

Berdasarkan informasinya, sambung Fadli, berandalan motor tersebut akan memilih pemimpin kelompok dengan penilaian siapa yang paling banyak melukai orang lain. hal itulah yang memancing mereka untuk berbuat kekerasan di jalanan.

"Mereka ini sedang berupaya mencari pimpinan kelompok. Jadi siapa yang paling banyak melukai di jalanan, itu yang jadi pimpinannya, makanya mereka mencari korban secara acak di jalanan," sambung Fadli.

Masih kata Fadli, minimnya pengawasan dalam pergaulan, menjadi penyebab kuat berandalan motor itu mengimitasi berbagai tindak kekerasan. Sehingga dia berharap, agar orang tua dan keluarga mengawasi betul lingkungan tempat berkumpulnya anak-anak mereka.

"Salah satu faktornya adalah pergaulan, apalagi diusia anak-anak seperti mereka cepat terpengaruh. Saya berharap, para orang tua bisa mengawasi betul lingkungan anak-anaknya itu," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Nekat Serang Permukiman...
Nekat Serang Permukiman Warga di Bogor, Motor Milik Gengster Dibakar Massa
Bawa Celurit, Dua Anggota...
Bawa Celurit, Dua Anggota Geng Motor di Bekasi Diciduk
Identik dengan Kriminalitas,...
Identik dengan Kriminalitas, Film Vina Cirebon Libatkan Yamaha RX King
Geng Motor Kembali Serang...
Geng Motor Kembali Serang Warga di Matraman, Gasak Satu Sepeda Motor
Geng Motor Paling Ditakuti...
Geng Motor Paling Ditakuti di Dunia, Bangun Jaringan Kejahatan Mengerikan
Apes! Anggota Geng Motor...
Apes! Anggota Geng Motor Tewas Usai Serang Warga
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved