Gunung Marapi Meletus, Radius 3 Km Tidak Boleh Ada Aktivitas

Minggu, 04 Juni 2017 - 16:47 WIB
Gunung Marapi Meletus,...
Gunung Marapi Meletus, Radius 3 Km Tidak Boleh Ada Aktivitas
A A A
AGAM - Gunung Marapi (2.891 m dpal) di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, meletus sebanyak dua kali pada Minggu (4/6/2017). Berdasarkan laporan PVMBG yang disampaikan kepada Posko BNPB disebutkan, letusan pertama terjadi pukul 10.01 WIB.

Letusan pertama disertai kolom abu tebal dengan tekanan sedang mengepul mencapai ketinggian 300 meter. Letusan kedua pada pukul 10.22 WIB mencapai ketinggian 700 meter dari puncak. Tidak terdengar suara gemuruh dan dentuman dari Pos Marapi di Kota Bukittinggi yang berjarak 14 km di barat laut puncak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, erupsi ini termasuk tipe vulkanian kecil berupa lontaran bom vulkanik yang menyebar sekitar kawah, juga disertai kepulan abu hitam tebal yang menyebar sesuai arah angin. Erupsi ini merupakan ciri khas Gunung Marapi yang jarang disertai awan panas dan letusan berlangsung dalam waktu singkat.

“Hujan abu tipis terjadi di Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Letusan yang terjadi adalah wajar karena status Waspada. Tidak ada peningkatan status gunungapi. Statusnya Waspada (level II) sejak 3 Agustus 2011 hingga sekarang,” katanya.

PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius 3 km dari kawah atau puncak. Sampai saat ini tidak ada pengungsian.

Permukiman masyarakat berada di luar dari radius 3 km sehingga kondisinya aman yang tidak perlu mengungsi. Kondisi Gunung Marapi tetap tenang pasca letusan tadi. Tidak terlihat adanya kenaikan aktivitas vulkanik. BPBD Kabupaten Solok dan BPBD Tanah Datar terus berkoordinasi dengan aparat setempat sekaligus mengambil upaya antisipasi.

BPBD melakukan pemantauan dampak letusan khususnya sebaran abu vulkanik. Bagi masyarakat sekitar Gunung Marapi letusan dan hujan abu ini adalah berkah karena menyuburkan lahan pertaniannya. Apalagi daerah di sekitar Gunung Marapi adalah sentral produksi sayur-sayuran bagi Sumatera Barat dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau tetap tenang. Tidak terpancing isu-isu menyesatkan. PVMBG akan menyampaikan peringatan dini lebih lanjut jika kondisi aktivitas gunung meningkat dan membahayakan.
(wib)
Berita Terkait
Erupsi Gunung Marapi...
Erupsi Gunung Marapi di Sumbar, Korban Meninggal Bertambah Jadi 15 Orang
Semua Pendaki Korban...
Semua Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan, 52 Selamat dan 23 Meninggal
Gunung Marapi Erupsi,...
Gunung Marapi Erupsi, Lontarkan Lava Pijar Besar dan Dentuman Keras
Imbas Gunung Marapi...
Imbas Gunung Marapi Erupsi Kembali, Bandara Minangkabau Ditutup Sementara
Erupsi Gunung Marapi:...
Erupsi Gunung Marapi: 28 Pendaki Selamat, 11 Meninggal Dunia
Memilukan, 14 Mahasiswa...
Memilukan, 14 Mahasiswa Teknik Sipil PNP Jadi Korban Letusan Gunung Marapi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved