Berbekal Senjata Mengerikan, Puluhan Anggota Geng Motor Diringkus
Jum'at, 02 Juni 2017 - 20:05 WIB
Berbekal Senjata Mengerikan, Puluhan Anggota Geng Motor Diringkus
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan Operasi Cipta Kondisi selama 2 mingguan ini, hasilnya 28 anggota geng motor digelandang polisi. Dalam penangkapan itu, polisi juga mendapati barang bukti puluhan senjata tajam berbagai jenis.
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, puluhan anggota geng motor itu ditangkap di wilayah yang berbeda di Jakarta ini, yakni di Cipinang, Jaktim, lalu di Jati Waringin, Jati Asih, Pondok Gede, Bekasi, lalu Sukmajaya, Depok, dan di Jembatan Mampang (geng motor Jepang) Jaksel.
"Kita amankan pelaku berandalan motor 28 orang yang mana geng motor ini menjadi perhatian kita bersama karena prilaku atau perbuatannya yang cukup meresahkan masyarakat, kita sudah melakukan langkah represif," ujarnya pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6/2017).
![Berbekal Senjata Mengerikan, Puluhan Anggota Geng Motor Diringkus]()
Menurutnya, para pelaku yang ditangkap itu mengaku melakukan penyerangan terhadap pengendara lain lantaran ingin mendapat pengakuan dari anggota kelompoknya. Mereka menjadi menyimpang karena tak mendapat pengawasan orang tua.
Maka itu, kata dia, polisi berpesan agar orang tua yang mempunyai anak remaja agar selalu memberikan pendampingan kepada anak-anaknya di rumah.
![Berbekal Senjata Mengerikan, Puluhan Anggota Geng Motor Diringkus]()
"Mereka mencari jati diri, kalau bisa melukai itu pangkatnya tinggi, jadi naik. Mereka rata-rata mengambil handphone atau motor korbannya. Jadi mereka punya nilai prestis di mata teman-temanya kalau berani melukai korbannya," tuturnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan para pelaku saat beraksi. Polisi pun akan terus menggelar Operasi tersebut, khususnya selama bulan suci Ramadhan ini.
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, puluhan anggota geng motor itu ditangkap di wilayah yang berbeda di Jakarta ini, yakni di Cipinang, Jaktim, lalu di Jati Waringin, Jati Asih, Pondok Gede, Bekasi, lalu Sukmajaya, Depok, dan di Jembatan Mampang (geng motor Jepang) Jaksel.
"Kita amankan pelaku berandalan motor 28 orang yang mana geng motor ini menjadi perhatian kita bersama karena prilaku atau perbuatannya yang cukup meresahkan masyarakat, kita sudah melakukan langkah represif," ujarnya pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, para pelaku yang ditangkap itu mengaku melakukan penyerangan terhadap pengendara lain lantaran ingin mendapat pengakuan dari anggota kelompoknya. Mereka menjadi menyimpang karena tak mendapat pengawasan orang tua.
Maka itu, kata dia, polisi berpesan agar orang tua yang mempunyai anak remaja agar selalu memberikan pendampingan kepada anak-anaknya di rumah.

"Mereka mencari jati diri, kalau bisa melukai itu pangkatnya tinggi, jadi naik. Mereka rata-rata mengambil handphone atau motor korbannya. Jadi mereka punya nilai prestis di mata teman-temanya kalau berani melukai korbannya," tuturnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan para pelaku saat beraksi. Polisi pun akan terus menggelar Operasi tersebut, khususnya selama bulan suci Ramadhan ini.
(ysw)