Polisi Dobrak Paksa Kontrakan Terduga Teroris di Bandung

Jum'at, 26 Mei 2017 - 19:38 WIB
Polisi Dobrak Paksa...
Polisi Dobrak Paksa Kontrakan Terduga Teroris di Bandung
A A A
BANDUNG - Setelah menggeledah kontrakan terduga teroris berinisial WS di Gang H Muchtar Kampung Rancasawo RT 01/21, Buah Batu‎, Kota Bandung, polisi kembali melakukan hal serupa di kontrakan terduga teroris berinisial A.

Penggeledahan kontrakan di Kampung Babakan Sangkuriang, ‎RT 3/1 Desa Dayeuh Kolot, Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, ini menjadi perhatian masyarakat setempat. Rumah berwarna merah muda itu, berdiri tepat di pinggir jalan.

Polisi langsung memasang garis kuning polisi yang mengitari rumah dan sebagian jalan. Lantaran pintu rumah terkunci, salah satu petugas sempat mendobrak pintu tersebut.

"Ya kita melakukan pengeledahan di rumah terduga AS, namun kita masih belum bisa menjelaskan, kami sedang mengecek," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di lokasi penggeledahan, Jumat (26/5/2017).

‎Salah seorang warga Sahrul (42) mengatakan, rumah tersebut di kontrakan kepada AS sudah tiga tahun. Di tempat tersebut AS membuka sebuah usaha penjualan karpet dan sandal.

"AS disini sama istri dan dua anaknya. Sehari-hari berjualan karpet dan sandal," jelasnya. Menurut Sahrul, AS sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Orangnya pendiam, sukanya berpakaian gamis tapi kalau salat berjamaah enggak bareng, sendiri-sendiri," jelasnya. Menurutnya, AS telah diamankan Kamis, 27 Mei 2017 kemarin pukul 10.00 WIB, oleh Densus 88 Antiteror.

Sementara itu warga lainnya, Nanang Abidin (48) mengatakan. jika istri AS yakni T dalam keadaan sakit. "Istrinya sakit tumor di wajah, jadi suka ditutup pake cadar. Bahkan sebulan sekali, sering kontrol ke RS Al Islam," jelasnya.

Setelah melakukan penggeledahan di kontrakan, polisi kembali melakukan penggeledahan di kontrakan terduga AS lainnya di ‎Kampung Parung Halang, ‎RT 10/1, Kelurahan Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Rumah sederhana tersebut berada di pemukiman padat penduduk. Di tempat itu, AS baru menginjak satu tahun mengontrak. ‎"Kalau di sini Asep jarang bergaul sama tetangga, jadi kita kurang tahu," jelas seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.
(whb)
Berita Terkait
Besok, Halte Transjakarta...
Besok, Halte Transjakarta Kampung Melayu Direvitalisasi
Banjir Terus Jadi Tamu...
Banjir Terus Jadi Tamu Tak Diundang, Ini Jeritan Warga Kampung Melayu Jaktim
Banjir di Kampung Melayu...
Banjir di Kampung Melayu Sempat Capai 2 Meter
Banjir di Kampung Melayu...
Banjir di Kampung Melayu Jaktim Capai 2 Meter, 5 Jam Belum Surut
30 RT di Jakarta Masih...
30 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Paling Tinggi di Bidara Cina dan Kampung Melayu
Tawuran Remaja Pecah...
Tawuran Remaja Pecah di Flyover Kampung Melayu
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
7 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved