Cabuli Anak Tetangga, Siswa SMP Dipolisikan

Senin, 22 Mei 2017 - 21:14 WIB
Cabuli Anak Tetangga,...
Cabuli Anak Tetangga, Siswa SMP Dipolisikan
A A A
PADANGSIDIMPUAN - IM (15), warga Desa Pintu Langit, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), diduga nekat mencabuli bocah laki-laki NSS, yang merupakan tetangga pelaku. Sayangnya, hingga saat ini pihak kepolisian belum melakukan penahan terhadap pelaku.

AR(32), orang tua laki-laki korban mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat NSS sedang bermain di halaman sekolah tidak jauh dari lokasi rumahnya.

Saat itu, pelaku langsung mendatangi korban dan memberikan keripik sambal. "Selanjutnya, pelaku langsung memaksa anak saya ke belakang sekolah dan mencabulinya," ujarnya, Senin (21/5/2017).

Dikatakan, aksi bejat pelaku diketahaui setelah korban menceritakan peristiwa itu kepada AS yang juga saudara kandung NSS.

Kemudian, AS menceritakannya kepada HT (31), orang tua perempuan korban. Mendengar cerita dari kakak korban, Handrianti langsung menghubungi AR, yang saat itu sedang bekerja di kebun.

"Awalnya, AS takut menceritakan peristiwa itu kepada ibunya, namun, setelah dibujuk, dia akhirnya mau berterus terang," AR.

Kedua orang tua NSS langsung mencari pelaku dan mempertanyakan kebenaran aksinya bejatnya itu kepada korban. "Akhirnya di depan kami, dia (pelaku) mengakui semua perbuatannya," ujarnya.

Setelah bermusyawarah dengan keluarga yang lain, akhirnya, kedua orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Padangsidimpuan. Dia berharap agar pelaku segera ditangkap, karena hingga saat ini, pelaku belum diamankan.

Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Zul Effendi mengatakan, sebelum melakukan aksi bejatnya tersebut, pelaku memberi korban keripik sambal.

"Dia membujuk korban dengan keripik sambal, selanjutnya, pelaku memaksa korban untuk ke belakang sekolah," ujarnya.

Dijelaskannya, alasan pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap pelaku, sebab, antara orangtua korban dan pelaku sudah berencana membuat perdamaian.

"Kedua orangtua mereka berencana berdamai, makanya kami belum menahan pelaku," tandasnya. Ditegaskannya, apabila tidak ada perdamaian, maka mereka langsung melakukan penahanan.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved