Didesak Oknum Dewan, SKPD Banyak Pekerjakan Tenaga Honorer

Selasa, 09 Mei 2017 - 21:33 WIB
Didesak Oknum Dewan,...
Didesak Oknum Dewan, SKPD Banyak Pekerjakan Tenaga Honorer
A A A
BANDUNG BARAT - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa mempekerjakan sejumlah pegawai honorer meski tidak tercantum dalam pagu anggaran yang sudah ditetapkan. Hal itu disinyalir lantaran adanya desakan dari oknum anggota Dewan.

Seorang pegawai eselon IV di Sekretariat Daerah KBB yang tidak ingin disebutkan namanya, mengeluhkan keberadaan honorer titipan dari oknum dewan tersebut.

Selain statusnya tidak jelas, dengan keberadaan honorer tersebut secara otomatis akan menambah beban anggaran. Sementara pagu anggaran untuk berbagai kegiatan sudah disusun pada tahun lalu, sebelum APBD 2017 ditetapkan.

"Di sini saja ada empat orang honorer baru. Nggk tahu nanti gimana bayar gajinya, kan tidak ada dalam daftar penggunaan anggaran. Mau menolak juga bagaimana, karena dewan yang meminta dimasukkan. Seharusnya, kalau mau ada penambahan honorer, itu diusulkan sejak pertengahan tahun lalu. Kalau sekarang kan anggarannya sudah ada peruntukannya," katanya di Ngamprah, Selasa (09/05/2017).

Hal senada diungkankapkan Seorang Sekretaris Dinas yang juga enggan disebutkan namanya. Namun, meski ada anggota dewan yang akan menitipkan tenaga honorer, dia mengaku berani menolak lantaran di dinasnya tidak butuh tenaga honorer tambahan.

"Tahun ini di dinas kami tidak ada tambahan honorer. Memang ada oknum dewan yang suka menitipkan orang, tapi saya tolak karena tidak butuh honorer baru. Pegawai yang ada saja dioptimalkan. Di sekretariat dewan malah ada 70-an honorer, ada diantaranya sebagiannya merupakan titipan dewan. Honorer sebanyak itu buat apa coba," katanya.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KBB, pada awal 2017 ini terdapat 2.489 PTT di Pemkab Bandung Barat, belum termasuk guru PTT atau guru honorer.

Jumlah tersebut lebih banyak 144 orang dibandingkan jumlah PTT pada akhir 2016. Adapun tenaga honor guru dan tata usaha di SD dan SMP negeri berjumlah 7.832 orang.

Sementara itu, Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna mengaku tidak tahu dengan kabar yang menyebutkan bahwa oknum dewan kerap menitipkan pegawai honorer.

"Sampai hari ini anggota dewan, satu pun, tidak pernah mendengar itu. Kalau ada keluhan dari SKPD, ya jangan diterima saja. Kalau anggarannya enggak ada, ya jangan diterima. Jangan takutlah, kalau memang normatifnya tidak bisa," katanya saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon.
(nag)
Berita Terkait
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
PNS 18 Lembaga Dibubarkan...
PNS 18 Lembaga Dibubarkan Kembali ke Instansi Awal, Honorer Diberhentikan
Kasus Honorer Fiktif...
Kasus Honorer Fiktif di Kepri, Pengamat: Gubernur Tak Bisa Lepas Tangan
Pesta Miras Bareng Janda...
Pesta Miras Bareng Janda dalam Mobil Oknum PNS dan Honorer Ditangkap
Dilema Penghapusan Tenaga...
Dilema Penghapusan Tenaga Honorer  
Pemerintah Diingatkan...
Pemerintah Diingatkan soal Permasalahan Guru Masih Jadi PR
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
9 menit yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
24 menit yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
47 menit yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
1 jam yang lalu
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
1 jam yang lalu
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved