Coba Kabur ke Sumut, Tahanan Rutan Pekanbaru Tertangkap di Bus
Minggu, 07 Mei 2017 - 22:16 WIB
Coba Kabur ke Sumut, Tahanan Rutan Pekanbaru Tertangkap di Bus
A
A
A
PEKANBARU - Penangkapan terhadap tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru yang kabur terus dilakukan. Lohot Nasution terpidana kasus narkoba ditangkap pihak Polres Rohul, Riau saat akan kabur ke Kota Padang Sidimpuan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Pria berusia 32 tahun ini ditangkap di Jalan lintas Riau-Sumut tepatnya di perempatan kilometer 4 Jalan Lingkar depan Rumah Surya Insani, Rohul pada Minggu (7/5/2017) malam.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo mengatakan, bahwa Lohot merupakan terpidana kasus narkoba yang divonis 7 tahun 2 bulan dan baru menjalani hukuman setahun.
"Tersangka ditangkap saat menumpang Bus Sampagul dari Pekanbaru dengan tujuan Sidempuan," kata Guntur, Minggu (7/5/2017).
Penangkapan terhadap Lohot setelah pihak pihak Polres Rohul mendapat informasi dari Pekanbaru kalau ada tahanan yang kabur ke arah Padang Sidempuan.
Mendapat informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M Wirawan membawa anak buahnya melakukan razia. Ketika bus yang dicurigai melintas, langsung diberhentikan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan penumpang, ternyata ada satu orang yang mencurigakan karena tidak memiliki identitas. Setelah diintrogasi, Lohot akhirnya mengaku kalau dia adalah tahanan Rutan Pekanbaru," imbuh juru bicara Polda Riau ini.
Pria berusia 32 tahun ini ditangkap di Jalan lintas Riau-Sumut tepatnya di perempatan kilometer 4 Jalan Lingkar depan Rumah Surya Insani, Rohul pada Minggu (7/5/2017) malam.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo mengatakan, bahwa Lohot merupakan terpidana kasus narkoba yang divonis 7 tahun 2 bulan dan baru menjalani hukuman setahun.
"Tersangka ditangkap saat menumpang Bus Sampagul dari Pekanbaru dengan tujuan Sidempuan," kata Guntur, Minggu (7/5/2017).
Penangkapan terhadap Lohot setelah pihak pihak Polres Rohul mendapat informasi dari Pekanbaru kalau ada tahanan yang kabur ke arah Padang Sidempuan.
Mendapat informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M Wirawan membawa anak buahnya melakukan razia. Ketika bus yang dicurigai melintas, langsung diberhentikan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan penumpang, ternyata ada satu orang yang mencurigakan karena tidak memiliki identitas. Setelah diintrogasi, Lohot akhirnya mengaku kalau dia adalah tahanan Rutan Pekanbaru," imbuh juru bicara Polda Riau ini.
(sms)