Tiga Pegawai Kantor Pertanahan Kota Palembang Kena OTT Polisi

Kamis, 04 Mei 2017 - 23:26 WIB
Tiga Pegawai Kantor...
Tiga Pegawai Kantor Pertanahan Kota Palembang Kena OTT Polisi
A A A
PALEMBANG - Aparat Polresta Palembang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pertanahan (BPN) Kota Palembang, Kamis petang (4/5/2017). Dalam OTT itu, dua orang perempuan dan satu orang digelandang ke Mapolresta Palembang.

Bahkan, satu dari dua orang perempuan tersebut diketahui berinisial RA yang diduga kuat memiliki jabatan penting di Kantor Pertanahan.

Sementara satu perempuan lagi dan satu orang laki-laki tersebut belum diketahui identitasnya. Belum jelas atas kasus apa OTT tersebut dilakukan. Hanya saja, dari informasi, OTT tersebut terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Kantor Pertanahan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto membenarkan perihal OTT yang dilakukan aparat Polresta Palembang di Kantor Pertanahan Kota Palembang tersebut.

"Ya ada OTT di Kantor Pertanahan. Sekarang lagi dilengkapi berkas dan pemeriksaan. Besok (hari ini) habis salat Jumat," ujar Kapolda saat dikonfirmasi.

Adanya OTT ini dipastikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Indra Zuardi yang tadi malam datang ke Polresta Palembang.

"Ya memang benar ada OTT, saya datang ke sini (Mapolresta Palembang) untuk meminta kepastian info tersebut," ujar Indra.

Ditanya mengenai kasus apa OTT tersebut dilakukan, Indra tak mau berkomentar banyak. Namun dia mengaku, OTT itu dilakukan sebagai tindaklanjut laporan yang masuk ke Ombudsman.

"Kami percayakan ini (pemeriksaan) kepada pihak kepolisian. Kami yakin, kepolisian akan menjalankan tugas dengan profesional. Sudah banyak kamk menerima laporan dari masyarakat soal urusan di Kantor Pertanahan. Bisa jadi yang dilakukan OTT petugas ini adalah salah satu laporan masyarakat yang Ombudsman terima," bebernya.

Kakanwil Kantor Pertanahan Sumsel, Arif Pasha saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih akan mencari tahu kebenaran adanya OTT tersebut.

"Saya mau cari tahu dulu informasinya dengan Polresta, karena informasi yang saya dapat masih simpang siur. Jadi belum dapat berkomentar," timpalnya.
(sms)
Berita Terkait
Begini Cara Melaporkan...
Begini Cara Melaporkan Kasus Pungli dan Korupsi di Lingkungan Pemprov DKI
Penanganan Kasus Pokir...
Penanganan Kasus Pokir DPRD Karawang Selesai, Kejari: Hasilnya Nanti Disampaikan
KPK Tampilkan 6 Tersangka...
KPK Tampilkan 6 Tersangka Suap di Mahkamah Agung
Dugaan Aliran Dana Korupsi...
Dugaan Aliran Dana Korupsi PUPR Muba ke Polda Sumsel Rp2 Miliar, KPK Gerak Cepat
Terungkap Sejumlah Transaksi...
Terungkap Sejumlah Transaksi Diduga terkait Suap di Rutan KPK
Kejagung Tahan Kadisnakertrans...
Kejagung Tahan Kadisnakertrans Sumsel dan Sita Uang Ratusan Juta
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved