Dua Nakhoda Vietnam Kabur dari Tahanan saat Listrik Padam

Minggu, 30 April 2017 - 17:10 WIB
Dua Nakhoda Vietnam...
Dua Nakhoda Vietnam Kabur dari Tahanan saat Listrik Padam
A A A
ANAMBAS - Dua nakhoda asal Vietnam, Huang Anh Chrong dan Truong Van Thom melarikan diri saat akan ikut proses persidangan di Kejaksaan Negeri Ranai. Kedua nakhoda kapal Vietnam itu diproses hukum karena diduga melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Ranai di Tarempa, Bayanullah mengatakan, sesuai dengan laporan jaksa yang mendampingi kedua nakhoda Vietnam itu melarikan diri saat listrik padam di Kejaksaan Negeri Ranai pada Kamis 27 April 2017.

"Kedua nakhoda Vietnam itu merupakan tahanan dari Tarempa. Kita bawa ke Natuna untuk proses sidang karena persidangan tidak ada di Tarempa. Sesuai laporan jaksa ke saya, kedua nakhoda Vietnam itu melarikan diri saat listrik padam. Saat kejadian kedua nakhoda itu masih ikut menyalakan genset," ujar Kacabjari Tarempa, Bayanullah kepada sejumlah wartawan, Minggu (30/4/2017).

Bayanullah menambahkan sesuai dengan laporan kronologis kejadiannya, pada Kamis 27 April 2017, sekitar pukul 20.00 WIB petugas kejaksaan mengecek kelengkapan tahanan Vietnam. “Namun setelah dilakukan pengecekan ternyata ada 2 orang yang diduga hilang sehingga pak Riski (Jaksa penuntut dari Cabjari Tarempa,red) dan langsung dilakukan pencarian,” katanya.

Masih kata Bayanullah, pada pagi hari ada warga yang melapor kehilangan pompon atau kapal motor kecil. Saat itu warga tersebut ingin menguras air dalam pompong miliknya, namun sudah tidak ada lagi di tempatnya. “Pompong itu berukuran sekitar 1 GT, kalau melihat kondisinya tidak mungkin sampai ke Vietnam naik kapal itu," ujarnya.

Saat itu kejaksaan, kata Bayanullah, langsung membuat surat permohonan bantuan kepada Lanal Natuna dan Polres Natuna. Daftar pencarian orang juga telah diterbitkan dan berharap kedua nakhoda kapal Vietnam itu belum jauh melarikan diri.

Sampai saat ini tim gabungan dari Polres dan Lanal Natuna beserta kejaksaan juga masih melakukan pencarian dan meminta kepada masyarakat atau nelayan jika ada informasi mengenai kedua nelayan vietnam itu segera melaporkan kekantor polisi terdekat.

"Upaya pencarian juga kita lakukan. Bahkan kita juga sudah menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO). Kami berharap jika ada masyarakat atau nelayan yang sedang melaut jika melihat adanya kedua nakhoda Vietnam itu segera melapor ke kantor polisi terdekat," ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Cemas dengan Hadirnya...
Cemas dengan Hadirnya Nelayan dan Kapal Asing, Nelayan Rembang Tegas Menolak
KKP Kerahkan Satelit...
KKP Kerahkan Satelit Awasi Penangkapan Ikan, Nelayan Natuna: Lawan Kapal Ikan Asing Saja Tak Mampu
Setiap Hari Ratusan...
Setiap Hari Ratusan Kapal Vietnam Mencuri Ikan di Natuna, Nelayan: Tidak Ada Patroli
Bakamla RI Tangkap KIA...
Bakamla RI Tangkap KIA Vietnam Curi Ikan di Laut Natuna Utara
Nelayan Jadi Alat Pencegah...
Nelayan Jadi Alat Pencegah Nasuknya Kapal Ikan Asing
Marak Kapal Nelayan...
Marak Kapal Nelayan Asing, Nelayan Natuna Alami Penurunan Pendapatan
Berita Terkini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
33 menit yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
37 menit yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
13 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
15 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved