Dibanjiri Karangan Bunga, Pegawai DKI: Lumayan Buat Lucu-lucuan di Medsos
Kamis, 27 April 2017 - 14:25 WIB
Dibanjiri Karangan Bunga, Pegawai DKI: Lumayan Buat Lucu-lucuan di Medsos
A
A
A
JAKARTA - Fenomena balai kota banjir karangan bunga bertuliskan guyonan rupanya mempengaruhi perhatian pegawai negeri di lingkungan sekitar. Para pegawai berlomba-lomba mengabadikan fotonya bersama karangan bunga yang menurutnya sangat lucu.
Mengenakan seragam betawi, pegawai pria ataupun perempuan yang melintas karangan bunga tak jarang menolehkan matanya ke arah tulisan yang terpampang di karangan bunga.
Lucu memang, berdasarkan pantauan, Karangan bunga itu bertuliskan guyonan dan nama pengirimnya pun penuh tawa. Misalnya saja, Pak Ahok dan pak Djarot 'Kami Tanpamu Bagai Ambulan Tanpa Uwiw-Uwiw Dari Kami Yang Tidak Mau Move On; Ahok-Djarot 'you Jump I Jump' dari leonardo Di caprio (ACA); Terimakasih Ahok-Djarot dari Galau; We Love You Badja Terimakasi Sudah menjadi Pemimpin Kami dari Ibu-Ibu pengagummu dan sebagainya.
"Ya buat lucu-lucuan aja di medsos atau Display Picture (DP) medsos," kata salah satu pegawai negeri yang enggan disebutkan namanya itu di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/4/2017).
Berdasarkan pantauan, Karangan bunga berisi ucapan dan dukungan semangat kepada Ahok-djarot pasca kekalahannya dalam Pilkada DKI 2017 terus berdatangan sejak Senin (24/4). Ucapan dan pengirim yang terpampang di karangan bunga kerap membuat pembaca tersenyum lantaran sepintas terlihat seperti guyonan.
Misalnya Karangan bunga yang sudah tidak bisa lagi ditempatkan di halaman Balai Kota pun juga menjadi objek foto bagi warga dan pegawai di lokasi tersebut.
"Sampai saat ini jumlah karangan bunga yang kami terima sebanyak 2.600 buah. Jumlah ini terus bertambah," kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah, Muhammad Mawardi.
Mengenakan seragam betawi, pegawai pria ataupun perempuan yang melintas karangan bunga tak jarang menolehkan matanya ke arah tulisan yang terpampang di karangan bunga.
Lucu memang, berdasarkan pantauan, Karangan bunga itu bertuliskan guyonan dan nama pengirimnya pun penuh tawa. Misalnya saja, Pak Ahok dan pak Djarot 'Kami Tanpamu Bagai Ambulan Tanpa Uwiw-Uwiw Dari Kami Yang Tidak Mau Move On; Ahok-Djarot 'you Jump I Jump' dari leonardo Di caprio (ACA); Terimakasih Ahok-Djarot dari Galau; We Love You Badja Terimakasi Sudah menjadi Pemimpin Kami dari Ibu-Ibu pengagummu dan sebagainya.
"Ya buat lucu-lucuan aja di medsos atau Display Picture (DP) medsos," kata salah satu pegawai negeri yang enggan disebutkan namanya itu di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/4/2017).
Berdasarkan pantauan, Karangan bunga berisi ucapan dan dukungan semangat kepada Ahok-djarot pasca kekalahannya dalam Pilkada DKI 2017 terus berdatangan sejak Senin (24/4). Ucapan dan pengirim yang terpampang di karangan bunga kerap membuat pembaca tersenyum lantaran sepintas terlihat seperti guyonan.
Misalnya Karangan bunga yang sudah tidak bisa lagi ditempatkan di halaman Balai Kota pun juga menjadi objek foto bagi warga dan pegawai di lokasi tersebut.
"Sampai saat ini jumlah karangan bunga yang kami terima sebanyak 2.600 buah. Jumlah ini terus bertambah," kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah, Muhammad Mawardi.
(ysw)