Polisi Atur Lalin Pasca-Kecelakaan Maut di Puncak
Sabtu, 22 April 2017 - 20:39 WIB
Polisi Atur Lalin Pasca-Kecelakaan Maut di Puncak
A
A
A
BOGOR - Hingga saat ini, polisi masih mengevakuasi dan mengatur arus lalu lintas pasca-kecelakaan maut di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, saat ini Satuan Lalu Lintas Polres Bogor dibantu polsek setempat tengah melakukan evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas. "Kita masih lidik," katanya kepada SINDOnews.
Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalan raya Puncak, tepatnya di Tanjakan/Turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Tabrakan beruntun tersebut menewaskan tiga orang dan enam orang mengalami luka berat dan ringan.
Menurut Yusri Yunus, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/4/2017) pukul 17.15 WIB. Kejadian ini berawal saat satu unit Bus HS Transport yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog diduga mengalami rem blong. Saat di tempat kejadian tepatnya di Turunan Selarong, bus tersebut bergerak ke kanan ke jalur Gadog arah Puncak sehingga tabrakan pun tak bisa dihindari.
"Bus menabrak sebuah kendaraan Grand Livina dan dua kendaraan sepeda motor lalu menabrak sebuah kendaraan Daihatsu Ayla dan tiga kendaraan Avanza yang bergerak dari Gadog menuju Puncak," katanya.
Tak sampai situ, laju bus bergerak ke kiri, lalu menabrak sebuah kendaraan Avanza dan angkutan umum serta menabrak tiga kendaraan sepeda motor yang bergerak dari Puncak menuju Gadog. "Kendaraan bus berhenti di tengah jalan melintang menghadap ke barat, sehingga terjadi laka lantas."
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, saat ini Satuan Lalu Lintas Polres Bogor dibantu polsek setempat tengah melakukan evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas. "Kita masih lidik," katanya kepada SINDOnews.
Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalan raya Puncak, tepatnya di Tanjakan/Turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Tabrakan beruntun tersebut menewaskan tiga orang dan enam orang mengalami luka berat dan ringan.
Menurut Yusri Yunus, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/4/2017) pukul 17.15 WIB. Kejadian ini berawal saat satu unit Bus HS Transport yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog diduga mengalami rem blong. Saat di tempat kejadian tepatnya di Turunan Selarong, bus tersebut bergerak ke kanan ke jalur Gadog arah Puncak sehingga tabrakan pun tak bisa dihindari.
"Bus menabrak sebuah kendaraan Grand Livina dan dua kendaraan sepeda motor lalu menabrak sebuah kendaraan Daihatsu Ayla dan tiga kendaraan Avanza yang bergerak dari Gadog menuju Puncak," katanya.
Tak sampai situ, laju bus bergerak ke kiri, lalu menabrak sebuah kendaraan Avanza dan angkutan umum serta menabrak tiga kendaraan sepeda motor yang bergerak dari Puncak menuju Gadog. "Kendaraan bus berhenti di tengah jalan melintang menghadap ke barat, sehingga terjadi laka lantas."
(zik)