Kader PDIP Bekasi Dikerahkan Kawal TPS di 10 Kelurahan Jakarta Timur
Rabu, 19 April 2017 - 12:42 WIB
Kader PDIP Bekasi Dikerahkan Kawal TPS di 10 Kelurahan Jakarta Timur
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Bekasi melakukan pengawalan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 10 Kelurahan di Jakarta Timur. Pemantauan di wilayah perbatasan tersebut sudah dilakukan sejak pagi hari tadi.
"Sekitar 50 orang kader dan satgas kami sebar di setiap TPS di 10 kelurahan," ujar Wakil Sekretaris PDIP Kota Bekasi, Denny Brata Affandi kepada Koran SINDO di lokasi TPS 2 Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (19/4/2017).
Menurut dia, pengerahan satgas dan kader terbaik di Kota Bekasi tersebut untuk menghalau adanya pemilihan eksodus dari luar Jakarta nanti. Namun, kata dia, hingga menjelang siang ini belum ditemukan adanya tindak kecurangan atau mobilisasi masa dari luar Jakarta.
Sebanyak 50 orang satgas dan kader tersebut disebar di sekitar Kecamatan Cakung, Kelurahan Pulo Gebang, Ujung Menteng, Pondok Kopi, Kelurahan Buaran, Lubang Buaya, Pondok Rangon, Cipayung, dan wilayah lainya di Jakarta Timur.
Brata mengaku, hingga saat ini belum ada laporan terkait kecurangan yang dilakukan diratusan TPS di Jakarta Timur. Meski demikian, semua satgas dan kader yang disebar tersebut dibekali dengan alat perekam gambar atau handycam melihat fakta pemilih di Pilgub DKI putaran kedua.
Hal ini tentunya tidak lain mengawasi pemilih eksodus dari luar jakarta untuk menjaga Pilgub DKI tputaran kedua ini agar tetap tenang dan profesional, tidak ada intimidasi terhadap pemilih di TPS yang ada."Pilkada DKI ini harus berjalan kondusif," tukasnya.
"Sekitar 50 orang kader dan satgas kami sebar di setiap TPS di 10 kelurahan," ujar Wakil Sekretaris PDIP Kota Bekasi, Denny Brata Affandi kepada Koran SINDO di lokasi TPS 2 Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (19/4/2017).
Menurut dia, pengerahan satgas dan kader terbaik di Kota Bekasi tersebut untuk menghalau adanya pemilihan eksodus dari luar Jakarta nanti. Namun, kata dia, hingga menjelang siang ini belum ditemukan adanya tindak kecurangan atau mobilisasi masa dari luar Jakarta.
Sebanyak 50 orang satgas dan kader tersebut disebar di sekitar Kecamatan Cakung, Kelurahan Pulo Gebang, Ujung Menteng, Pondok Kopi, Kelurahan Buaran, Lubang Buaya, Pondok Rangon, Cipayung, dan wilayah lainya di Jakarta Timur.
Brata mengaku, hingga saat ini belum ada laporan terkait kecurangan yang dilakukan diratusan TPS di Jakarta Timur. Meski demikian, semua satgas dan kader yang disebar tersebut dibekali dengan alat perekam gambar atau handycam melihat fakta pemilih di Pilgub DKI putaran kedua.
Hal ini tentunya tidak lain mengawasi pemilih eksodus dari luar jakarta untuk menjaga Pilgub DKI tputaran kedua ini agar tetap tenang dan profesional, tidak ada intimidasi terhadap pemilih di TPS yang ada."Pilkada DKI ini harus berjalan kondusif," tukasnya.
(ysw)