Teror Habib Rizieq, Polisi: Kami Sedang Petakan Pemilik Mobil
Senin, 17 April 2017 - 16:30 WIB
Teror Habib Rizieq, Polisi: Kami Sedang Petakan Pemilik Mobil
A
A
A
JAKARTA - Mobil Toyota Avanza yang terbakar saat Front Pembela Islam (FPI) mengadakan tabligh akbar di Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, berbau bensin. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
Meski demikian, polisi belum bisa memastikan, apakah bensin itu sengaja disiramkan ke mobil tanpa pelat nomor itu atau tidak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam kasus dugaan teror kepada Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab, polisi sudah mengerahkan tim Labfor Mabes Polri untuk meneliti mobil yang terbakar tersebut. Polisi juga telah memgerahkan tim Jibom meneliti mobil tersebut.
"Hasilnya dari Jibom, di mobil itu tak ada bahan peledak yah," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017).
Menurutnya, polisi tengah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kronologis peristiwa tersebut. Sejuah ini, sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangnnya untuk mendeteksi siapa pemilik mobil yang diduga membuat teror tersebut.
"Labfor menyebutkan, ada bau bensin dari mobil itu. Makanya kami sedang petakan pemilik mobilnya, baru nanti bisa ketahuan apakah ada unsur kesengajaan ataukah tidak," katanya.
Meski demikian, polisi belum bisa memastikan, apakah bensin itu sengaja disiramkan ke mobil tanpa pelat nomor itu atau tidak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam kasus dugaan teror kepada Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab, polisi sudah mengerahkan tim Labfor Mabes Polri untuk meneliti mobil yang terbakar tersebut. Polisi juga telah memgerahkan tim Jibom meneliti mobil tersebut.
"Hasilnya dari Jibom, di mobil itu tak ada bahan peledak yah," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017).
Menurutnya, polisi tengah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kronologis peristiwa tersebut. Sejuah ini, sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangnnya untuk mendeteksi siapa pemilik mobil yang diduga membuat teror tersebut.
"Labfor menyebutkan, ada bau bensin dari mobil itu. Makanya kami sedang petakan pemilik mobilnya, baru nanti bisa ketahuan apakah ada unsur kesengajaan ataukah tidak," katanya.
(mhd)