Wakil Ketua DPD Minta Bawaslu DKI Tegas Sikapi Adanya Pembagian Sembako

Senin, 17 April 2017 - 09:15 WIB
Wakil Ketua DPD Minta...
Wakil Ketua DPD Minta Bawaslu DKI Tegas Sikapi Adanya Pembagian Sembako
A A A
JAKARTA - Satu hari menjelang masa tenang, banyak info beredar Jakarta seolah dibanjiri pembagian sembako yang dilakukan timses pasangan cagub. Wakil Ketua DPD RI 2014-2019, Farouk Muhammad menyesalkan cara-cara timses tersebut dan meminta agar Bawaslu DKI bersikap tegas.

Farouk Muhammad mengakui, dirinya mendapat informasi soal pembagian sembako yang dilakukan timses salah satu cagub DKI. Farouk menilai hal tersebut bisa mengarah pada pelanggaran pemilu berupa money politics. (Baca: Lagi, Relawan Anies-Sandi Temukan Dugaan Politik Uang di Duri Kepa )

Pembagian sembako itu ditemukan di kelurahan Duripulo kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Juga di Daerah Tanah Abang, Kampung Rambutan dan Matraman.

"Kalau kita baca pengertian money politics dalam UU Pilkada saya kira jelas, pemberian sembako dan barang-barang lain dengan maksud mempengaruhi pemilih masuk kategori money politics. Saya menyesalkan jika hal itu dilakukan oleh paslon," katanya melalui rilisnya, Senin (17/4/2017).

Tidak berhenti di situ, Guru Besar PTIK/STIK ini meminta Bawaslu melalui Sentra Gakumdu untuk mengusut dan memproses tuntas temuan-temuan tersebut secara transparan dan akuntabel, baik atas laporan maupun tindakan proaktif mereka.

"Saya kira banyak informasi temuan pembagian sembako yang diunggah melalui sosial media. Saya saja menerima dan membaca viral informasi itu. Bawaslu dan Sentra Gakumdu harus bertindak tegas tanpa pandang bulu," terang Farouk. (Baca juga: Bawaslu DKI Minta Tim Ahok-Djarot Hentikan Bagi-bagi Sembako )

Mantan Kapolda NTB ini mengingatkan penyelenggara pemilu/pilkada dan negara agar merespon setiap temuan atau informasi yang meresahkan dan merusak tatanan demokrasi yang sudah kita bangun dengan susah payah.

"Bahaya kalau penyelenggara dan negara tidak hadir menegakkan aturan atas pelanggaran berdasarkan informasi masyarakat. Karena dalam masyarakat dengan tingkat ketidakpercayaan yang relatif tinggi. Jika informasi demikian tidak direspons dengan baik maka dapat mengundang bekerjanya mesin informal yang destruktif,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Peluang Duet Anies-Ahok...
Peluang Duet Anies-Ahok di Pilgub Jakarta, PDIP: Masih Proses Pencermatan
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved