Mayat Tanpa Identitas Ditemukan dengan Kondisi Tangan dan Kaki Terikat
Kamis, 13 April 2017 - 18:31 WIB
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan dengan Kondisi Tangan dan Kaki Terikat
A
A
A
SERANG - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh warga di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Banten. Mayat tanpa identitas itu ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat.
Kapolsek Taktakan Kompol Nasir Eming mengatakan, mayat ditemukan dalam kondisi terikat pada tangan dan kaki. Bahkan, seolah untuk menyembunyikan mayat tersebut, kaki dan tangannya diberi pemberat dengan batako agar tenggelam di air penampungan sampah.
"Bagian tangan dan kaki juga diganduli dengan batako sebagai pemberat. Mungkin itu supaya mayat tidak muncul ke permukaan," kata Kapolsek, Kamis (13/4/2017).
Kapolsek menduga, pria yang mengenakan kaus singlet putih dan celana pendek warna hitam corak oranye itu merupakan korban pembunuhan. "Mayat diperkirakan berusia 40 tahun. Di bagian bahu ditemukan luka bekas tanda-tanda kekerasan," ungkap Kapolsek.
Petugas kepolisian dari Polsek Taktakan dan pihak Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara, Serang langsung mengevakuasi mayat untuk dilakukan autopsi. Kasus penemuan mayat ini kini ditangani Polsek Taktakan.
Kapolsek Taktakan Kompol Nasir Eming mengatakan, mayat ditemukan dalam kondisi terikat pada tangan dan kaki. Bahkan, seolah untuk menyembunyikan mayat tersebut, kaki dan tangannya diberi pemberat dengan batako agar tenggelam di air penampungan sampah.
"Bagian tangan dan kaki juga diganduli dengan batako sebagai pemberat. Mungkin itu supaya mayat tidak muncul ke permukaan," kata Kapolsek, Kamis (13/4/2017).
Kapolsek menduga, pria yang mengenakan kaus singlet putih dan celana pendek warna hitam corak oranye itu merupakan korban pembunuhan. "Mayat diperkirakan berusia 40 tahun. Di bagian bahu ditemukan luka bekas tanda-tanda kekerasan," ungkap Kapolsek.
Petugas kepolisian dari Polsek Taktakan dan pihak Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara, Serang langsung mengevakuasi mayat untuk dilakukan autopsi. Kasus penemuan mayat ini kini ditangani Polsek Taktakan.
(zik)