Dituding Prosedurnya Menyimpang, Ini Penjelasan Bank DKI

Kamis, 13 April 2017 - 17:19 WIB
Dituding Prosedurnya...
Dituding Prosedurnya Menyimpang, Ini Penjelasan Bank DKI
A A A
JAKARTA - Timses Anies-Sandi menuding Bank DKI menyalahi prosedur perbankan dalam menerbitkan buku tabungan. Namun anggapan ini ditepis oleh pihak Bank DKI.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Pusat, Zulfarshah membantah adanya penyimpangan prosedur dalam pembukaan tabungan simpeda di Bank DKI. Soal buku tabungan diberikan begitu saja ditepisnya.

"Itu salah, tidak bisa buku tabungan dibagikan secara masif tanpa terlebih dahulu menyetor ke Bank DKI," kata Zulfarshah kepada wartawan, Kamis (13/4/2017).

Zulfarshah menjelaskan prosedur yang benar adalah mengisi formulir terlebih dahulu menyerahkan KTP untuk di fotokopi, materai, setelah itu ditandatangani baru dibukakan rekeningnya. Setelah dibuka baru mendapat buku tabungan.

"Setelah dapat buku tabungan maka uang harus disetorkan dahulu minimal yang dipersyaratkan. Kalau Simpeda maka minimal Rp50 ribu kalau mau lebih ya tidak apa-apa," kata Zulfarshah.

Zulfarshah mempertanyakan bagaimana pembagian buku diawal ketika warga datang ke Bank dilakukan. Pasalnya semua harus melakukan proses dan dimasukkan kedalam sistem bank.

"Enggak dong, enggak bisa dong. Ngapain dibagikan buku tapi enggak ngisi formulir terlebih dahulu. Lagi pula semua harus ada sistem bank," kata Zulfarshah.

Terkait adanya tawaran jika membuka rekening mendapat Rp600.000 perbulan nantinya, Zulfarshah mengaku tidak tahu. Ia mengaku tidak berkompeten menjelaskan hal tersebut.

"Saya hanya berkompeten untuk menjelaskan terkait kalau orang buka rekening ya persyaratannya ini itu ini itu tapi enggak mungkin kalau bank DKI ngasih uang Rp600 ribu, karena kalau ada calon nasabah mau buka rekening ya dia yang menyerahkan uang ke Bank DKI sesuai saldo minimal yang dipersyaratkan," kata Zulfarshah.
(ysw)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
26 menit yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
30 menit yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
47 menit yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
2 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
2 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
2 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved