Alumni Ponpes se-Madura Gerilya di Jakarta untuk Menangkan Anies-Sandi
Sabtu, 25 Maret 2017 - 18:42 WIB
Alumni Ponpes se-Madura Gerilya di Jakarta untuk Menangkan Anies-Sandi
A
A
A
JAKARTA - Aliansi Alumni Pondok Pesantren se-Madura bergerilya untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi). Mereka blusukan ke kantong-kantong pemilih yang selama ini belum tersentuh tim pemenangan. khususnya para pendukung Agus-Sylvi yang tidak lolos ke putaran kedua.
Salah seorang aktivis Aliansi Alumni Ponpes se-Madura M Suli Handoko mengatakan, gerilya ini dilakukan untuk membantu pemenangan Anies-Sandi. Pihaknya memilih gerakan langsung ke masyarakat daripada acara seremonial.
"Blusukan ini merupakan salah satu arahan dari para ulama ketika menggelar pertemuan di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar awal bulan Maret," kata Suli Handoko dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Sabtu (25/3/2017).
Suli menuturkan, menjelaskan, Aliansi Alumni Ponpes se-Madura merupakan gabungan dari sejumlah alumni ponpes yang tinggal di DKI Jakarta. Mereka berasal dari lulusan Ponpes Darul Ulum Banyuanyar, Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, Ponpes Almujtama', Ponpes Beringin, Ponpes Kayu Manis, Ponpes An-Nuqoyah dan beberapa ponpes lainnya.
Seluruh anggota Aliansi Alumni Ponpes se-Madaru dalam bergerilya mengenakan kaus putih bergambar Anies-Sandi dengan tulisan Aliansi Alumni Ponpes se-Madura untuk Anies-Sandi. Suli menambahkan, gerilya kota ini akan terus dilakukan hingga memasuki masa tenang.
Saat blusukan, mereka mendekati warga dengan memberikan alat peraga berupa kaus bergambar Anies-Sandi hingga contoh surat suara dan cara memberikan pilihan. Selain itu, mereka juga memberikan salinan imbauan dari para ulama untuk memilih Anies-Sandi. Mereka bergerak di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Kami berusaha maksimal untuk ikut memenangkan Anies-Sandi. Paling tidak, kami mendekati bekas pemilih Agus-Sylvi," tegas alumni Ponpes Darul Ulum Banyuanyar ini.
Alumni Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata Farhan menambahkan, kegiatan ini murni swadaya dari para alumni ponpes se-Madura. Meskipun sederhana, pihaknya berharap bisa memberikan sumbangsih nyata bagi kemenangan Anies-Sandi."Ini langkah konkret kami di lapangan, bukan hanya seremonial," terang Farhan.
Salah seorang aktivis Aliansi Alumni Ponpes se-Madura M Suli Handoko mengatakan, gerilya ini dilakukan untuk membantu pemenangan Anies-Sandi. Pihaknya memilih gerakan langsung ke masyarakat daripada acara seremonial.
"Blusukan ini merupakan salah satu arahan dari para ulama ketika menggelar pertemuan di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar awal bulan Maret," kata Suli Handoko dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Sabtu (25/3/2017).
Suli menuturkan, menjelaskan, Aliansi Alumni Ponpes se-Madura merupakan gabungan dari sejumlah alumni ponpes yang tinggal di DKI Jakarta. Mereka berasal dari lulusan Ponpes Darul Ulum Banyuanyar, Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, Ponpes Almujtama', Ponpes Beringin, Ponpes Kayu Manis, Ponpes An-Nuqoyah dan beberapa ponpes lainnya.
Seluruh anggota Aliansi Alumni Ponpes se-Madaru dalam bergerilya mengenakan kaus putih bergambar Anies-Sandi dengan tulisan Aliansi Alumni Ponpes se-Madura untuk Anies-Sandi. Suli menambahkan, gerilya kota ini akan terus dilakukan hingga memasuki masa tenang.
Saat blusukan, mereka mendekati warga dengan memberikan alat peraga berupa kaus bergambar Anies-Sandi hingga contoh surat suara dan cara memberikan pilihan. Selain itu, mereka juga memberikan salinan imbauan dari para ulama untuk memilih Anies-Sandi. Mereka bergerak di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Kami berusaha maksimal untuk ikut memenangkan Anies-Sandi. Paling tidak, kami mendekati bekas pemilih Agus-Sylvi," tegas alumni Ponpes Darul Ulum Banyuanyar ini.
Alumni Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata Farhan menambahkan, kegiatan ini murni swadaya dari para alumni ponpes se-Madura. Meskipun sederhana, pihaknya berharap bisa memberikan sumbangsih nyata bagi kemenangan Anies-Sandi."Ini langkah konkret kami di lapangan, bukan hanya seremonial," terang Farhan.
(whb)