Kerap Makan Korban, Perlintasan Sebidang Perlu Penanganan Khusus

Sabtu, 11 Maret 2017 - 02:20 WIB
Kerap Makan Korban,...
Kerap Makan Korban, Perlintasan Sebidang Perlu Penanganan Khusus
A A A
JAKARTA - Perlintasan sebidang baik liar maupun resmi butuh penanganan khusus. Tak hanya untuk dijaga tapi perlintasan semacam ini harus dihilangkan demi meminimalisir kecelakan.

Di sisi lain, penanganan perlintasan sebidang cukup lemah. Koordinasi antara KAI dan Pemprov DKI tak berjalan baik, sebab itulah banyak perlintasan liar membahayakan.

Seperti di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Perlintasan liar di sini sangat membahayakan, terutama pada saat jam sibuk, pagi-sore di hari kerja.

Kondisi jalanan yang krodit dan macet membuat banyak masyarakat menjadi korban kecelakaan lalu lintas kereta. "Setiap minggu ada saja yang kena," tutur Widi (39), salah seorang pak ogah di kawasan itu, Jumat 10 Maret 2017.

Widi mengatakan, untuk menjaga perlintasan di kawasan ini. Pihaknya melakukan penjagaan secara sukarela. Dengan membagi sejumlah karang taruna di kawasan itu menjadi tiga waktu setiap malamnya, penjagaan dilakukan secara menyeluruh. "Setiap jaga dilakukan tiga orang, satu di tengah, dua lainnya di utara dan barat," tutur Widi.

Untuk operasional dan makan minum di perlintasan itu, Widi mengaku pihaknya meminta belas kasih sejumlah pengendara yang melintas. Uang itu setiap hari dikumpulkan oleh pihak karang taruna kemudian dibagikan ke petugas jaga perlintasan.

Sebenarnya menjaga perlintasan sebidang di kawasan itu, Pemprov dki dan KAI telah melakukan penutupan terhadap jalur JORR W 2 yang lokasinya tak kurang 50 meter di kawasan itu.

Kemudian, dengan menggunakan flyover kendaraan tak bisa berjalan di perlintasan KA, sebab pagar setinggi dua meter di bawah flyover telah terbentang.

"Karena harus muter jauh, mau tak mau kita lewat jalur ini," ucap Akmal (25), pengendara sepeda motor.

Lain halnya di kawasan Kampung Klingkit, pinggir kali Cengkareng drain, Cengkareng, Jakarta Barat. Di kawasan itu kecelakaan akibat perlintasan liar kerap terjadi. Kejadian dua minggu lalu, sebuah mobil Ayla ditabrak kereta api akibat menghiraukan perlintasan di kawasan itu. "Padahal kami sudah memperingatkan," tutur Jajang (38), pak ogah di kawasan itu.
(mhd)
Berita Terkait
Pemotor Tewas Tertabrak...
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Kemayoran
Mengerikan! Minibus...
Mengerikan! Minibus Ringsek Tertabrak Kereta Api Akibat Nyelonong di Perlintasan Rel
Ajaib, Tertabrak Kereta...
Ajaib, Tertabrak Kereta Api Sugianti Selamat karena Jatuh di Kolong Rel
Tewas Tertabrak Kereta,...
Tewas Tertabrak Kereta, Mayat Pria Tanpa Identitas Mengenaskan
Pemotor Tewas Tertabrak...
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Minibus Tertabrak Kereta...
Minibus Tertabrak Kereta Api Bangunkarta, 2 Orang Tewas 3 Terluka
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved