Kompolnas Apresiasi Pemecatan Bripda Afifat

Jum'at, 10 Maret 2017 - 11:51 WIB
Kompolnas Apresiasi...
Kompolnas Apresiasi Pemecatan Bripda Afifat
A A A
SEMARANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah yang telah menjatuhkan putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada Bripda Afifat Agung Dwi Cahyo, anggota Unit Pengendali Massa (Dalmas) Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Purbalingga.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, melihat pada kejadian itu Bripda Afifat Agung gagal menjalankan tugasnya sebagai polisi. Sebagai polisi, Bripda Afifat Agung harus melaksanakan tugasnya dengan baik untuk melayani, mengayomi, melindungi dan menegakkan hukum.

“Yang bersangkutan tidak hanya gagal dalam melindungi seseorang dari hajaran massa yang disertai dengan teriakan-teriakan berbau SARA dan provokatif, melainkan juga turut serta melakukan kekerasan,” kata Poengky kepada KORAN SINDO, Jumat (10/3/2017).

Menurut Poengky, Propam Polda Jawa Tengah telah sangat sigap dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Diketahui, insiden kekerasan yang dilakukan Bripda Afifat Agung terjadi pada Kamis (2/3/2017) di Jalan MT Haryono, Kabupaten Purbalingga. Saat itu, pengemudi Toyota Avanza bernomor polisi B 1182 NKJ yakni Waskito Budi Utomo (22), berkendara ugal-ugalan.

Dia tiba-tiba berhenti di Jalan Letnan Sudani, pertigaan Gang Panca, menyebabkan kemacetan lalu lintas. Saat itu, Bripda Afifat sedang berada di kios knalpot, sekitar 150 meter dari lokasi mobil berhenti. Dia yang memakai seragam dinas Polri bersama temannya, mendatangi mobil, memerintahkan untuk menepikan mobilnya. Namun, Waskito melontarkan omongan kasar kepada Bripda Afifat.

Dia langsung kabur memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi dan zigzag hingga hendak menabrak truk dan mobil. Di perempatan Jalan MT Haryono Purbalingga, mobil berputar-putar di tengahnya. Bripda Afifat mengejar dengan sepeda motornya. Beberapa warga sudah emosi, memaksa Waskito keluar mobil, bahkan memukulinya.

Saat hendak mengamankan Waskito dari amukan massa, Bripda Afifat tersulut emosinya. Dia memukul Waskito. Saat dibawa ke tepi di sebuah kafe, bertujuan untuk menginterogasi, Waskito malah emosi. Ini akhirnya membuat Bripda Afifat emosi dan kembali memukul Waskito. Setelah itu dibawa ke Polres Purbalingga hingga ditangani Propam Polda Jawa Tengah. Insiden ini terekam dan viral di media sosial.
(wib)
Berita Terkait
12 Anggota Polresta...
12 Anggota Polresta Surabaya Dipecat Secara Tidak Hormat
Disersi, Dua Brigadir...
Disersi, Dua Brigadir Polisi di Lampung Dipecat
Setahun Desersi, Anggota...
Setahun Desersi, Anggota Polres Enrekang Brigpol Azan Dipecat
Terlibat Kasus Narkoba,...
Terlibat Kasus Narkoba, 4 Oknum Polisi di Polres Kerinci Jambi Dipecat
Pecatan Brimob Digelandang...
Pecatan Brimob Digelandang ke Polda Sumsel Usai Mencuri di Rumah Kos
Pecatan Polisi di Jembrana...
Pecatan Polisi di Jembrana Bali Kepergok Edarkan Sabu
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
5 menit yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
1 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
2 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
2 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
2 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved