Bangun Potensi Daerah, Wali Kota Makassar dan Denpasar Jalin Kerja Sama

Kamis, 09 Maret 2017 - 17:31 WIB
Bangun Potensi Daerah,...
Bangun Potensi Daerah, Wali Kota Makassar dan Denpasar Jalin Kerja Sama
A A A
DENPASAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menandatangani Kesepakatan Bersama tentang kerja sama jaringan lintas perkotaan di Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Rabu, 8 Maret 2017.

Ruang lingkup kesepakatannya mencakup empat bidang berupa pariwisata, kebudayaan, koperasi dan UMKM/IKM, serta perindustrian dan perdagangan ditambah bidang lain yang disepakati oleh keduanya (pemerintah kota Makassar dan Denpasar).

Selama 12 bulan, kedua kota akan melakukan penjajakan potensi masing-masing kota kemudian mengkoordinasikan dan mengkomunikasikannya agar dalam kurung waktu itu, kesepakatan ini dapat melahirkan perjanjian kerja sama di antara kedua kota.

Hubungan kerja sama dan persahabatan antara Denpasar dan Makassar telah berlangsung sejak abad XVII silam, keterikatan sejarah antara keduanya meyakinkan Wali Kota Danny jika kesepakatan ini bisa berlanjut hingga ke jenjang perjanjian kerja sama yang akan menguntungkan keduanya.

"Denpasar sangat kompetitif di empat bidang yang akan kita kerjasamakan. Harapannya, kesepakatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga di kedua kota," sebut Wali Kota Makassar Danny.

Diketahui, sektor utama penggerak ekonomi Denpasar bertumpu pada pariwisata yang disokong dengan koperasi, UMKM/IKM, perindustrian, dan perdagangan sementara kebudayaan menjadi magnet utama dalam menarik kunjungan wisatawan baik lokal mau pun mancanegara.

Diakui Wali Kota Danny, momok terbesar bagi kota-kota metropolitan sekelas Makassar dan Denpasar terletak pada masalah kemiskinan dan pengangguran.

Jika kedua masalah itu dapat teratasi maka sebagian besar tugas pemerintahan telah terjawab.

Kesepakatan Bersama yang ditandatangani Wali Kota Danny dan Wali Kota Rai diharapkan mampu menjawab kedua persoalan itu dengan asumsi berkembangnya keempat sektor poin kesepakatan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar di kedua kota.

"Kemiskinan dan pengangguran adalah dua masalah yang lahir dari urbanisasi. Makassar dan Denpasar merupakan dua kota metropolitan yang menjadi magnet bagi pendatang untuk mengadu nasib," kata Wali Kota Rai.

Disadari oleh Danny dan Rai, urbanisasi menjadi konsekuensi logis bagi kota berkembang semisal Makassar dan Denpasar. Olehnya, pemimpin kedua kota itu optimis jika Kesepakatan Bersama yang telah ditandangani mampu membawa perubahan berarti bagi kotanya.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Kota dengan Durasi Puasa...
Kota dengan Durasi Puasa Ramadan Terlama dan Tersingkat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved