Buruh Pabrik Cabuli 23 Bocah Karawang

Rabu, 08 Maret 2017 - 18:48 WIB
Buruh Pabrik Cabuli...
Buruh Pabrik Cabuli 23 Bocah Karawang
A A A
KARAWANG - Jajaran Polres Karawang menangkap OM (27), seorang buruh pabrik, karena diduga mencabuli sedikitnya 23 bocah laki-laki yang semuanya merupakan tetangga pelaku.

Perbuatan pelaku yang merupakan warga Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat ini diketahui setelah salah seorang korban mengeluh sakit saat buang air. Setelah didesak orang tuanya, korban akhirnya mengaku habis dicabuli OM di rumah kontrakan pelaku. Mendengar pengakuan itu, orang tua korban bersama warga lainnya langsung membawa pelaku ke balai desa setempat.

"Waktu kita sidang di desa pelaku tidak mengakui perbuatannya, makanya kita bawa ke kantor polisi," kata Nan, salah satu orang tua korban, Rabu (8/3/2017).

Menurut Nan, setelah mengetahui anaknya yang masih kelas II SD menjadi korban pencabulan, dirinya bersama warga lainnya mendata seluruh anak yang sempat dicabuli oleh buruh pabrik itu. Dari hasil pendataan itu, sebanyak 23 anak di desa setempat mengaku pernah dicabuli pelaku.

"Saya yakin jumlah korban akan bertambah karena masih ada anak yang ketakutan sehingga tidak berani bicara," kata Nan.

Nan mengatakan, dari keterangan para korban diketahui modus buruh pabrik itu melakukan pencabulan yaitu dengan mengiming-imingi korbannya atau menjanjikan korban akan diberi uang. Kemudian, korban diminta pelaku datang ke rumah kontrakannya.

Setelah korban datang, buruh pabrik itu menyuruh korban untuk membuka baju dan celana kemudian korban langsung dicabuli. "Itu pengakuan para korban setelah kita tanya satu per satu melalui orang tua masing-masing. Semua korban akan kita visum dan saat ini baru dua orang sudah divisum namun hasilnya belum diketahui," katanya.

Kordinator Daerah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Kabupaten Karawang Wawan Wartawan yang melakukan pendampingan kepada para korban pencabulan ini menyerahkan sepenuhnya kasus pencabulan ini ke pihak kepolisian. Pihaknya hanya memfasilitasi korban untuk menghilangkan dampak traumatik atas peristiwa tersebut sehingga mental korban bisa kembali pulih.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Herwit Yuanita mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terkait adanya laporan pencabulan yang dilakukan buruh pabrik. Dia belum bisa memberikan keterangan lebih banyak karena baru melakukan pemeriksaan.

"Besok saja ya saya kasih keterangannya karena masih memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti dulu," tulisnya melalui SMS.
(zik)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved