Menang Pilgub, Anies-Sandi Jamin KJS dan KJP Tak Dihapus
Selasa, 07 Maret 2017 - 23:02 WIB
Menang Pilgub, Anies-Sandi Jamin KJS dan KJP Tak Dihapus
A
A
A
JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklarifikasi soal isu akan dihapusnya KJS, KJP, dan Pasukan Orange jika dirinya menang di Pilgub DKI. Sandi menjamin, KJP, KJS, dan pasukan orange tidak akan dihapus, bahkan akan ditambah manfaatnya agar warga lebih sejahtera.
Sandiaga menjelaskan program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan pasukan orange tetap dilanjutkan jika Anies-Sandi menjadi gubernur-wakil gubernur Jakarta. Bahkan Anies-Sandi akan menambah manfaat dari KJP dan KJS.
Mengenai KJP, KJS dan pasukan orange ini, Sandi meminta para relawan membantu mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat bahwa jika Anies-Sandi terpilih maka program-program itu akan dihapus.
Isu itulah yang menghantam pasangan Anies-Sandi dan Agus-Sylvi di Pilgub DKI putaran pertama.
"Kami melihat dari data yang baru kami dapat, saya dan Mas Agus banyak mendapat hantaman mengenai dihapusnya KJP," ungkap Sandi di Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Sandi pun melanjutkan perjalanannya ke kantor Syarikat Islam. Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva menjelaskan, dirinya memang memiliki kedekatan dengan Anies-Sandi bahkan secara personal dan organisasi.
"Saya bertetangga dengan Pak Anies dan Bang Sandi merupakan bagian dari Syarikat Islam sehingga saya mengenal dekat mereka," ucap mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu di kantor Syarikat Islam di Menteng, Jakpus.
Hamdan juga berpesan agar Pilkada di Jakarta tetap dijadikan sebagai ajang pemilihan dan persaingan secara biasa. Jangan sampai membuat banyak elemen warga Jakarta malah terpecah belah.
"Jadikan pilkada ini persaingan biasa jangan memecah belah jangan saling bermusuhan, jadikan pilkada menyatukan kita untuk bersama membangun Jakarta," katanya.
Sandiaga menjelaskan program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan pasukan orange tetap dilanjutkan jika Anies-Sandi menjadi gubernur-wakil gubernur Jakarta. Bahkan Anies-Sandi akan menambah manfaat dari KJP dan KJS.
Mengenai KJP, KJS dan pasukan orange ini, Sandi meminta para relawan membantu mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat bahwa jika Anies-Sandi terpilih maka program-program itu akan dihapus.
Isu itulah yang menghantam pasangan Anies-Sandi dan Agus-Sylvi di Pilgub DKI putaran pertama.
"Kami melihat dari data yang baru kami dapat, saya dan Mas Agus banyak mendapat hantaman mengenai dihapusnya KJP," ungkap Sandi di Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Sandi pun melanjutkan perjalanannya ke kantor Syarikat Islam. Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva menjelaskan, dirinya memang memiliki kedekatan dengan Anies-Sandi bahkan secara personal dan organisasi.
"Saya bertetangga dengan Pak Anies dan Bang Sandi merupakan bagian dari Syarikat Islam sehingga saya mengenal dekat mereka," ucap mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu di kantor Syarikat Islam di Menteng, Jakpus.
Hamdan juga berpesan agar Pilkada di Jakarta tetap dijadikan sebagai ajang pemilihan dan persaingan secara biasa. Jangan sampai membuat banyak elemen warga Jakarta malah terpecah belah.
"Jadikan pilkada ini persaingan biasa jangan memecah belah jangan saling bermusuhan, jadikan pilkada menyatukan kita untuk bersama membangun Jakarta," katanya.
(ysw)