Oknum DPRD Tangsel yang Dilaporkan Soal Ijazah Palsu Naik Jabatan

Selasa, 07 Maret 2017 - 11:49 WIB
Oknum DPRD Tangsel yang...
Oknum DPRD Tangsel yang Dilaporkan Soal Ijazah Palsu Naik Jabatan
A A A
TANGERANG - Oknum anggota dewan Kota Tangerang Selatan yang dilaporkan atas dugaan penggunaan ijazah palsu kini justru naik jabatan. Taufik (45), yang semula menjabat Ketua Komisi I di usulkan oleh fraksinya dalam rapat paripurna untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

Rapat paripurna itu di gelar di kantor DPRD Tangsel, gedung IFA, Jalan Raya Viktor BSD, Buaran, Serpong, Senin (6/3/2017). Tampak hadir sejumlah perwakilan dari seluruh fraksi, terkecuali Ahadi, Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra yang posisinya di gantikan oleh Taufik.

Saat di tanyakan perihal laporan ijazah palsu yang ditujukan pada dirinya, Taufik langsung membantah seraya menuding bahwa laporan yang disampaikan itu tak masuk akal dan tak berdasar sama sekali.

"Ini adalah sebuah bentuk dinamika politik, yang kita tahu sama-sama bahwa seluruh anggota yang ada termasuk partai Gerindra, termasuk partai-partai lain sudah dilakukan verifikasi secara umum, dan itu menyeluruh. Artinya, kalaupun sampai ada tuduhan ijazah palsu, itu hal yang tidak masuk akal," jelasnya kepada wartawan usai paripurna.

Dia pun mengaku, jika tim Advokasi DPP Partai Gerindra akan melindunginya atas kasus tersebut. Bahkan, Taufik sesumbar siap menantang balik kepada siapapun yang melaporkan dugaan ijazah palsu itu untuk segera membuktikan tuduhannya.

"Kita ingin tahu siapa yang melaporkan dan siapa dibelakang yang melaporkan, advokasi DPP sudah meminta kita untuk segera memberikan apa yang menjadi keterangan. Bahwa semua anggota Partai Gerindra wajib di lindungi, semua anggota Gerindra wajib diamankan, pada prinsipnya kita adalah partai yang bersih," sambungnya.

Namun anehnya, Taufik tak dapat menunjukkan berkas atau dokumen pembanding apapun yang menyanggah bahwa statusnya sebagai Sarjana Ekonomi (SE) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana adalah palsu.

Padahal, beberapa hari lalu perwakilan anggota masyarakat yang mengadukan dugaan ijazah palsu itu ke Ketua DPRD dan BKD Tangsel, melampirkan bukti dokumen berupa copy ijazah Sarjana atas nama Taufik dan dokumen bantahan dari Kementerian Pendidikan berdasarkan hasil pemeriksaan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT).
(pur)
Berita Terkait
Indonesia Pilih Aspal...
Indonesia Pilih Aspal Buton Ketimbang Impor, Bisa Hemat Rp4 Triliun
Rayakan HUT ke-32, Kalla...
Rayakan HUT ke-32, Kalla Aspal Komitmen Berikan Pelayanan Prima
Potensi Aspal Buton...
Potensi Aspal Buton Melimpah, Jokowi: Setop Impor Aspal!
Potensi Aspal Buton...
Potensi Aspal Buton Capai 662 Juta Ton, Jokowi Bakal Setop Impor di 2024
Tiga Negara Pemilik...
Tiga Negara Pemilik Aspal Terbesar di Dunia, Nomor 1 Ternyata Malah Impor
Kalla Aspal Lombok Raih...
Kalla Aspal Lombok Raih Penghargaan The Best Middle Size Agent 2021
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved