Aneh, 49 Balita Penderita Gizi Buruk dari Keluarga Mampu

Rabu, 01 Maret 2017 - 16:11 WIB
Aneh, 49 Balita Penderita...
Aneh, 49 Balita Penderita Gizi Buruk dari Keluarga Mampu
A A A
PANGANDARAN - Kasus gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Pangandaran bukan hanya faktor kemiskinan semata. Dari 80 kasus balita yang mengalami gizi buruk, ternyata 49 balita berasal dari keluarga mampu dan 31 balita dari keluarga miskin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan, gizi buruk bisa saja terjadi karena keteledoran Ibu saat memberikan asupan gizi kepada anak.

"Saat ini jumlah balita se Kabupaten Pangandaran 27.720 balita dan yang terdeteksi mengalami gizi buruk ada 80 balita," kata Yani.

Namun dari 80 balita yang terdeteksi gizi buruk sedang divalidasi kelapangan untuk mendapatkan penanganan.

"Saat ini yang sudah mengirimkan validasi ulang disertai pemeriksaan dokter Puskesmas ada 19 balita, sedangkan yang belum mengirimkan validasi ulang disertai pemeriksaan dokter Puskesmas ada 61 balita," tambahnya.

Selain itu Yani menambahkan, kasus gizi buruk yang disertai dengan penyakit penyerta ada 15 balita dan yang sudah diinterverensi berupa penambahan makanan tambahan (PMT) dari Kementrian Kesehatan ada 21 balita.

"Kemiskinan bukan faktor utama yang mengakibatkan terjadinya gizi buruk, hal ini terbukti dari kasus gizi buruk yang saat ini terdeteksi lebih banyak dialami oleh balita dari keluarga mampu," sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan, untuk penanganan gizi buruk perlu adanya sinkronisasi lintas SKPD antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Sosial PMD.

"Kami dari Dinsos PMD bertanggung jawab untuk menangani mempermudah proses dalam melakukan pengobatan dengan cara mendampingi keluarga miskin balita penderita gizi buruk dalam pembuatan BPJS," kata Dani.

Dani menambahkan, selain itu bagi keluarga miskin yang memiliki BPJS tetapi ada tunggakan pembayaran maka akan dibayar dendanya oleh Dinsos PMD agar penanganan secara medis bisa dilakukan dengan cepat.

Sebelumnya diberitakan, kasus gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Pangandaran tersebar di sejumlah Kecamatan dan Puskesmas.

Tercatat Puskesmas terbanyak yang terdapat balita mengalami gizi buruk adalah Puskesmas Kalipucang dan Kecamatan terbanyak penderita balita gizi buruk di Kecamatan Padaherang.
(sms)
Berita Terkait
Derita Gizi Buruk Sejak...
Derita Gizi Buruk Sejak Umur 5 Bulan, BB Iqbal Kini Hanya 12 Kg di Umur 19 Tahun
Sempat Menolak Anaknya...
Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Wabah Gizi Buruk Ancam...
Wabah Gizi Buruk Ancam Anak-anak Yaman
Intervensi Remaja Menuju...
Intervensi Remaja Menuju 'Zero New Stunting'
Balita di Sidimpuan...
Balita di Sidimpuan Ini Alami Kekurangan Gizi, Ke mana Wali Kota?
Setiap Hari Makan Ubi...
Setiap Hari Makan Ubi dan Pisang, Balita Idap Gizi Buruk di Sikka
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
8 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
9 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved