BNN Tembak Mati Kurir Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia

Senin, 27 Februari 2017 - 13:21 WIB
BNN Tembak Mati Kurir...
BNN Tembak Mati Kurir Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
A A A
JAKARTA - Satu kurir narkoba jaringan Malaysia yang menyelundupkan sabu asal China sebanyak 32 kg Ananda Bagus S (29) ditembak anggota BNN hingga tewas karena kabur saat hendak ditangkap. Sedangkan tersangka bernama Beny Edwin Pasaribu yang tertangkap hidup-hidup diancam hukuman mati.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan, satu kurir bernama Ananda Bagus S itu ditembak saat hendak ditangkap anggota BNN. Saat itu, Ananda yang tengah membawa mobil pikap di Jalur Lingkar Luar Medan, Sumatera Utara itu tak mengindahkan peringatan petugas yang hendak memberhentikannya.

Petugas menghentikan tersangka karena tahutengah membawa narkoba menuju Medan dalam skala besar. Narkoba itu berasal dari China, diedarkan jaringan Malayasia ke Indonesia melalui Aceh.

"ABS (Ananda Bagus S) ini kurir dari jaringan Malaysia. Dia lari saat dikejar sehingga anggota mengambil tindakan tegas ke mobilnya. Tembakan itu mengenai dada tersangka hingga akhirnya dia meninggal," ujarnya pada wartawan di Gedung BNN, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).

Menurut Budi, saat digeledah BNN menemukan sabu sebanyak 26 kg. Sementara itu, tersangka lainnya yang juga seorang kurir jaringan Malaysia, Beny Edwin Pasaribu berhasil dibekuk bersama barang bukti sabu sebanyak 6 kg di kos, Jalan Merpati, Gang Musala, Sei Kambing, Medan, Sumut.

"Keduanya kurir dan saat ini sedang kami kembangkan lagi karena kami yakin masih banyak yang terlibat ini," tuturnya. Budi menerangkan, BNN bersama Bea Cukai dan pihak terkait akan terus melakukan pemantauan pada jaringan narkoba di Indonesia ini.

Apalagi, semua jajaran BNN sudah dibelai senjata untuk menindak tegas pelaku-pelaku yang terlibat dalam peredaran narkoba itu. Sementara itu, tersangka Beny Edwin Pasaribu dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU Narkotika No 35/2009 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Beny mengaku sudah tiga kali menjadi kurir dan kali ketiganya dia malah mengalami nasib apes. "Selain dapat upah menjadi kurir, dia juga dapat juga dari hasil ecerannya sendiri," katanya.

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Bea Cukai Deni Surjantoro menambahkan, penangkapan ini merupakan kerja sama petugas Bea Cukai dengan BNN di daerah Sei Kambing dan Simpang Ringroad Gagak Hitam, Setia Budi, Medan Selayang. Menurut Deni, berdasarkan informasi yang diperoleh tim gabungan diketahui sabu yang dibawa tersangka merupakan barang masuk dari Penang, Malaysia, melalui Aceh untuk kemudian dibawa menuju Medan.

"Tersangka berinisial Ananda merupakan kurir jaringan Aceh," ujarnya. Penindakan yang dilakukan Bea Cukai Sumatera Utara bersama BNN kali ini menambah panjang urutan daftar kasus penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan oleh Bea Cukai.

Sepanjang 2016, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 201 kasus dengan berat total barang bukti 756,67 kg, sementara hingga 19 Februari 2017 Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 21 kasus dengan berat total barang bukti sejumlah 78,73 kg.
(whb)
Berita Terkait
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba dalam Paket Souvenir
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel Gencarkan Patroli Siber Cegah Peredaran Narkoba
Ditjen Bea dan Cukai...
Ditjen Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 7,4 Ton Narkoba Masuk ke Indonesia
Pengungkapan Sindikat...
Pengungkapan Sindikat Narkoba Internasional Lewat Barang Kiriman
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel Turut Bantu BNN Cegah Peredaran Narkoba
Bea Cukai Jayapura Gagalkan...
Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman Ganja di Perbatasan Papua Nugini
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
4 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved