Nikah Saat Banjir, Mansyur dan Maya Diarak Perahu Karet

Selasa, 21 Februari 2017 - 21:11 WIB
Nikah Saat Banjir, Mansyur...
Nikah Saat Banjir, Mansyur dan Maya Diarak Perahu Karet
A A A
JAKARTA - Walaupun banjir melanda wilayah Mampang Prapatan, Kemang, Jakarta Selatan, namun hal tersebut tak membuat pasangan Mansyur dan Maya mengurungkan niatnya untuk menikah. Bahkan, banjir membuatnya merasa pernikahannya itu tampak berbeda.

Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Mampang Prapatan, Hendra mengatakan, ada dua pasangan yang melakukan pernikahan saat banjir melanda Jakarta. Bahkan, pernikahan itu juga dilakukan di KUA yang juga terendam banjir.

"Sekitar pukul 10.00 WIB lewat lah, ada yang menikah," kata Hendra di KUA Mampang Prapatan, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).

Menurut Hendra, kedua mempelai tetap menggunakan pakaian seperti lazimnya digunakan saat akad nikah. Keduanya tetap melaksanakan akad nikah lantaran jadwal tersebut sudah sejak lama ditentukan. Walaupun wilayah tersebut tengah dilanda banjir.

"Prosesnya ya karena pengantinnya sudah persiapan, jadi meski kondisi banjir tetap bisa pakai jas. Mereka sudah persiapan lama, anggaplah seperti pengantin biasa. Memang sudah rencana nikahnya hari ini," tuturnya.

Tidak hanya itu, pasangan ini juga diarak oleh petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) atau pasukan orange dengan menggunakan perahu karet menuju kantor KUA dan melangsungkan pernikahannya di kantor KUA. Sebab, lantai satu di kantor tersebut tengah dilanda banjir sejak dini hari tadi.

"Dari depan kelurahan akses masuk itu kan banjir. Untung ada bantuan dari perahu karet dari kelurahan sama PPSU," katanya.

Hendra menjelaskan, suasana haru kedua mempelai semakin terasa dikarenakan kehadiran keluarga kedua belah pihak. Sementara yang bertindak sebagai penghulu itu Kepala KUA Mampang Prapatan, Asep.

Mansyur dan Maya pun tak bisa membendung keharuan mereka setelah ijab kabul dan dinyatakan sah sebagai pasangan suami istri. Air mata keduanya pun jelas terlihat membasahi pipi usai proses sakral tersebut.

"Suasananya sangat mengharukan. Keduanya menangis karena sakral begitu. Dalam keadaan banjir dan mungkin ada kesan tersendiri," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved