PPP Pecah, Golkar Yakin Kubu yang Diakui Secara Hukum Dukung Ahok-Djarot

Senin, 20 Februari 2017 - 18:21 WIB
PPP Pecah, Golkar Yakin...
PPP Pecah, Golkar Yakin Kubu yang Diakui Secara Hukum Dukung Ahok-Djarot
A A A
JAKARTA - Pada putaran kedua Pilkada Jakarta 2017, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih terpecah antara PPP pimpinan Muhammad Romahurmuziy (Romi) yang mendukung Anies-Sandi. Sementara, PPP kubu Djan Faridz sudah menyatakan dari awal mendukung pasangan Ahok-Djarot.

Menanggapi PPP kubu Romahurmuzy yang menyatakan dirinya mendukung Anies - Sandi, Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengaku tak peduli. Menurutnya, pasangan Ahok-Djarot tetap mendapat dukungan dari PPP kubu Djan Faridz."Kalau PPP Djan Faridz ada di kita. Berdasarkan hukum, Djan yang menang. Saya tidak mengatakan sahnya," jawab Idrus menanggapi joinnya PPP Romy ke Anies - Sandi di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (20/2/2017).
(Baca juga: Golkar Sesumbar Parpol Pendukung Agus-Sylvi Pindah ke Ahok )

PPP kubu Djan Faridz merupakan kelompok yang memenangi gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), tahun lalu. Putusan PTUN itu sekaligus membatalkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor M.HH-06.AH.11.01 Tahun 2016 Tanggal 27 April 2016 tentang Pengesahan Susunan Personalia DPP PPP Muktamar Pondok Gede di bawah kepemimpinan Romahurmuziy.

"Kalau PPP, (kubu) Djan Faridz dari awal sudah di kami. Kami punya keyakinan Pak Djan Faridz itu karena berdasarkan hukum kan Pak Djan Faridz, dia yang menang di (proses) hukum," kata Idrus. Idrus yakin, dengan dukungan ganda semacam ini, nantinya Ahok akan menang di putaran kedua. Sebab empat partai yang bergabung, memiliki kekuatan besar dan basis massa yang besar juga. (Baca juga: Parpol Pendukung AHY-Sylvi ke Kubu Anies-Sandi, Koalisi Kekeluargaan Kembali Akur )

Ketika ditanya sikap Golkar terhadap PPP kubu Romahurmuziy, Idrus menegaskan, pihaknya tetap berpegang pada PPP kubu Djan Faridz. Dengan demikian, mereka akan lebih fokus melakukan komunikasi politik dengan tiga parpol pengusung Agus-Sylvi lainnya, yaitu Partai Demokrat, PKB, dan PAN."Saya kira, PPP secara kelembagaan sudah ada (sikap) dukung nomor dua, mendukung Ahok-Djarot," tutur Idrus.
(pur)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
7 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
7 jam yang lalu
Infografis
8 Negara Sekutu Israel...
8 Negara Sekutu Israel yang Dukung Palestina di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved