Terkendala Jaringan, 8 Kabupaten di Papua Belum Lapor Rekapitulasi Online

Senin, 20 Februari 2017 - 16:17 WIB
Terkendala Jaringan,...
Terkendala Jaringan, 8 Kabupaten di Papua Belum Lapor Rekapitulasi Online
A A A
JAKARTA - Sebanyak delapan kabupaten di Papua belum melaporkan hasil pemungutan suaranya ke sistem informasi penghitungan (situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berdasarkan pemantauan di laman KPU, belum ada perolehan suara bagi pasangan calon yang bertanding di delapan daerah itu.

Kedelapan kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Sarmi (Papua), Kabupten Maybrat, Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mappi, Kabupaten Tolikara serta Kabupaten Intan Jaya.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay membenarkan belum dikirimnya scan C1 hasil di tiap Tempat Pemungutan Suara oleh sejumlah kabupaten di Papua.

Kendala jaringan internet menurutnya jadi sebab utama belum terkirimnya data tersebut. "Jadi memang sistem situng yang kami fungsikan itu kan mengandalkan sambungan internet untuk datanya, daerah-daerah tersebut sulit, jadi kadang ada dan kadang tidak (jaringan internetnya)," ucap Hadar disela rapat pleno KPU di Jakarta Senin (20/2/2017).

Hadar menegaskan belum dikirimkannya data hasil pilkada ini bukan dikarenakan ada kendala keamanan dan kecurangan.

Menurut dia proses pemungutan suara didaerah yang letak geografisnya berada dipegunungan dan hutan tersebut berjalan lancar dan kini tengah dalam proses rekapitulasi tingkat kecamatan.

"Jadi jangan juga nanti berpandangan kalau itu belum terpasang (disitung) dianggap belum selesai kerja mereka, tidak. Karena pemungutan di TPS itu sudah selesai dan mereka sudah rekap manual," jelas Hadar.

Hadar kembali mengingatkan bahwa proses pemindaian data melalui situng bukanlah hasil akhir yang akan digunakan untuk menentukan pemenang pilkada.

Sebab hasil yang diakui tetap berdasarkan penghitungan berjenjang atau manual. "Jadi hasil sebenarnya, akhirnya bukan dibangun dari situ. Situng hanya untuk membantu kita mendapat gambaran yang umum saja, diperkirakan hasilnya seperti apa," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
9 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved