Hak Pilih Warga Hilang, KPPS Dinilai Tak Bisa Menerjemahkan Aturan dari Pusat

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:32 WIB
Hak Pilih Warga Hilang,...
Hak Pilih Warga Hilang, KPPS Dinilai Tak Bisa Menerjemahkan Aturan dari Pusat
A A A
JAKARTA - Anggota Bawaslu Daniel Zuchron melihat persoalan hak pilih berpangkal dari belum tuntasnya pendataan pemilih yang berhak mencoblos di hari pemungutan suara. Fakta ini yang kemudian memunculkan potensi yang cukup besar terjadi pada saat hari pemungutan suara. “Fakta bahwa KPU menerbitkan surat edaran menjelang pemungutan suara, di situ menunjukan ada masalah,” ucapnya.

Menurut Daniel, kerawanan tersebut sudah tergambar dari hasil kajian yang dilakukan Bawaslu H-2 pilkada lalu. Saat itu disebutkan bahwa persoalan suket yang tidak seragam dapat menimbulkan persoalan serta ketidaksiapan Komisi Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam menerjemahkan aturan dari atas menjadi kelemahan kerja di TPS.

“Makanya ketika di DKI yang sudah terdaftar (DPT) tetap harus membawa KK lah, karena itu menjadi tidak mendasar basisnya. Itulah yang kita maksud kerawanan dari awal,” tuturnya.

Menurut Daniel, persoalan kordinasi juga belum maksimal. Padahal KPU sebelumnya telah meminta kepada dukcapil setempat data penerima suket guna meminimalisir kekurangan surat suara pada hari pencoblosan. “Ini kan tidak bisa secara tiba-tiba dilakukan perubahan, karena surat suara sudah tersebar,” lugasnya.
(pur)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
56 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
10 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
11 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
12 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
12 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved