Pilgub DKI, 102 Tahanan Polda Metro Jaya Ikut Mencoblos
Selasa, 14 Februari 2017 - 06:49 WIB
Pilgub DKI, 102 Tahanan Polda Metro Jaya Ikut Mencoblos
A
A
A
JAKARTA - KPUD Jakarta Selatan akan menyediakan TPS di Rutan Polda Metro Jaya. Sebab, ada 102 tahanan yang terdaftar dalam pencoblosan Pilgub DKI Jakarta yang akan berlangsung pada Rabu (15/2/2017) besok.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Selatan Muhammad Ikbal mengatakan, ke-102 tahanan Polda Metro Jaya itu didaftarkan untuk mencoblos di TPS 01 Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Namun, katanya, karena para tahanan itu tak memungkinkan keluar dari rutan untuk mencoblos di TPS, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan datang ke rutan untuk mendirikan bilik suara khusus pada hari pencoblosan nanti. "Mereka melakukan pemilihan di dalam Polda, nanti panitia datang bersama saksi," ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, meski berstatus sebagai tahanan, mereka tetap berhak memberikan suaranya untuk memilih pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan. Selain memfasilitasi tahanan Polda Metro Jaya, pihaknya juga menyiapkan petugas untuk melayani pemungutan suara di tempat khusus lainnya, seperti rumah sakit dan apartemen.
Secara umum, Ikbal mengungkapkan, pihaknya telah siap melaksanakan pemungutan suara besok. Seluruh proses mulai dari pengangkatan PPK dan PPS, proses pemutakhiran data, lalu sortir, lipat, dan hitung surat suara hingga pendistribusian logistik pilkada telah selesai dilakukan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Selatan Muhammad Ikbal mengatakan, ke-102 tahanan Polda Metro Jaya itu didaftarkan untuk mencoblos di TPS 01 Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Namun, katanya, karena para tahanan itu tak memungkinkan keluar dari rutan untuk mencoblos di TPS, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan datang ke rutan untuk mendirikan bilik suara khusus pada hari pencoblosan nanti. "Mereka melakukan pemilihan di dalam Polda, nanti panitia datang bersama saksi," ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, meski berstatus sebagai tahanan, mereka tetap berhak memberikan suaranya untuk memilih pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan. Selain memfasilitasi tahanan Polda Metro Jaya, pihaknya juga menyiapkan petugas untuk melayani pemungutan suara di tempat khusus lainnya, seperti rumah sakit dan apartemen.
Secara umum, Ikbal mengungkapkan, pihaknya telah siap melaksanakan pemungutan suara besok. Seluruh proses mulai dari pengangkatan PPK dan PPS, proses pemutakhiran data, lalu sortir, lipat, dan hitung surat suara hingga pendistribusian logistik pilkada telah selesai dilakukan.
(zik)