Eks Staf Khusus Presiden SBY Beberkan Temuan KTP Ganda DKI

Rabu, 08 Februari 2017 - 10:10 WIB
Eks Staf Khusus Presiden...
Eks Staf Khusus Presiden SBY Beberkan Temuan KTP Ganda DKI
A A A
JAKARTA - Andi Arief mantan staf khusus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memaparkan sejumlah temuan terkait KTP palsu yang dikirim dari Kamboja ke Indonesia. Andi Arief membuka seluruh temuan tersebut melalui akun Twitter-nya @andiariefaa.

Melalui akun media sosialnya tersebut Andi Arief pada 5 Februari lalu berkicau,"saya dulu komisaris PT Post. Kawan saya banyak.Mereka menunjukkan bukti kiriman FedEX dari Kamboja isinya KTP/NPWP palsu.Segera selidiki.

Pada Senin, 6 Februari, Andi Arief kembali berkicau,"Menurut Pegawai Fedex, kiriman KTP dari Kamboja ditangkap petugas bea cukai Jumat dinihari lalu, tujuan pengiriman juga jelas. KTP #banyak yang beredar di media itu hasil tangkapan kiriman melalui FedEx berasal dari kamboja, tujuan pengiriman warga di Jakut," kicaunya.

Masih di tanggal yang sama, Andi Arief menulis kicauan,"Kalau Depdagri, Bawaslu, KPU tidak menindaklanjuti KTP #banyak ini, tugas rakyat dalam pilkada nanti awasi penggunaan E KTP etnis tertentu,".

Pada 7 Februari 2017, Andi Arief kembali berkicau,"Saya perjelas, ini bukti pengiriman melalui FedEx KTP #banyak berasal dari Kamboja, tujuan jakarta. Saya menyarankan Depdagri, KPU dan Bawaslu seger temui pihak Fedex dan bea cukai bandra. Gampang lakukan penyelidikan".
Eks Staf Khusus Presiden SBY Beberkan Temuan KTP Ganda DKI


"Untuk kepentingan negara, Depdagri, KPU dan Bawaslu jangan malu menganulir pernyataan KTP ganda adalah hoax. selidiki ke bandara, gampang".

Dalam kicauanya Andi Arief mengatakan telah mengerti konsekuensi hukum jika menyebar hoax."Saya paham betul dan mengerti konsekuensi hukum apa jika saya menyebar hoax. Kapan saja polisi bisa menciduk saya jika saya menyebar hoax".
Eks Staf Khusus Presiden SBY Beberkan Temuan KTP Ganda DKI


Selanjutnya, Andi Arief kembali berkicau, "Saya mendengar mendagri sudah mendapatkan info valid bahwa KTP #banyak yang beredar beberapa hari ini memang ada, bukan hoax. Alhamdulillah".

"Karena KTP #banyak faktanya ada dan faktanya dari Kamboja, tentu ini haris diantisipasi di pilkada atau kepentingan lain di luar pilkada. Penggunaan E KTP pada Pilkada harus betul-betul diawasi, tidak bisa KPU dan Bawaslu mengabaikan fakta kuat di lapangan yang ditemukan.
Eks Staf Khusus Presiden SBY Beberkan Temuan KTP Ganda DKI


"Penggunaan E KTP pada Pilkada harus betul-betul diawasi, tidak bisa KPU dan Bawaslu mengabaikan fakta kuat di lapangan yang ditemukan. Dimana barang bukti KTP #banyak?. Menurut kawan saya di Fedex, diserahkan ke Kasi Penindakan Bea Cukai Soekarno Hatta..Bapak Said namanya".
(whb)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Dinas Dukcapil DKI Jakarta...
Dinas Dukcapil DKI Jakarta Kembali Lakukan Pelayanan Secara Tatap Muka
Pembuatan E-KTP Transgender...
Pembuatan E-KTP Transgender Dipermudah, Kantor Dukcapil DKI Jakarta Ramai
Sistem Jemput Bola,...
Sistem Jemput Bola, Pemkot Jakut Lakukan Perekaman E-KTP untuk Disabilitas
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Kominfo Pastikan Bantuan...
Kominfo Pastikan Bantuan Uang Tunai Rp3,5 Juta untuk Pemilik e-KTP Hoaks
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
21 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
23 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
23 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
36 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
59 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved