Khawatir Longsor Susulan, Warga di Desa Fulur Mengungsi
Selasa, 07 Februari 2017 - 13:01 WIB
Khawatir Longsor Susulan, Warga di Desa Fulur Mengungsi
A
A
A
ATAMBUA - Puluhan Kepala Keluarga (KK) yang tinggal dekat lokasi longsor di Desa Fulur, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur mengungsi karena takut terkena longsor susulan.
Sebagain warga diantaranya yang sudah menjadi korban terpaksa menumpang dengan keluarga dan kerabat, sedangkan puluhan kepala keluarga lainnya hari ini mulai mengungsi.
Mereka mengevakuasi barang-barang dalam rumah, selain itu, daun pintu dan jendela pun dicabut agar masih bisa digunakan lagi saat membangun rumah baru.
"Kami mengungsi tersebar di beberap titik, ada yang tinggal dengan keluarga, ada yang tinggal menumpang dengan orang. Tapi barang-barang semua kita bawa, seperti tempat tidur, pintu, jendela," ujar Petrus Mau, warga korban longsor, Selasa, (07/02/2017).
Saat ini, warga korban longsor masih terus menanti uluran tangan pemerintah agar bisa memberikan bantuan tanggap darurat. Selain itu mereka berharap, bisa mendapat relokasi baru agar mereka kembali membangun rumah tinggal.
Sebagain warga diantaranya yang sudah menjadi korban terpaksa menumpang dengan keluarga dan kerabat, sedangkan puluhan kepala keluarga lainnya hari ini mulai mengungsi.
Mereka mengevakuasi barang-barang dalam rumah, selain itu, daun pintu dan jendela pun dicabut agar masih bisa digunakan lagi saat membangun rumah baru.
"Kami mengungsi tersebar di beberap titik, ada yang tinggal dengan keluarga, ada yang tinggal menumpang dengan orang. Tapi barang-barang semua kita bawa, seperti tempat tidur, pintu, jendela," ujar Petrus Mau, warga korban longsor, Selasa, (07/02/2017).
Saat ini, warga korban longsor masih terus menanti uluran tangan pemerintah agar bisa memberikan bantuan tanggap darurat. Selain itu mereka berharap, bisa mendapat relokasi baru agar mereka kembali membangun rumah tinggal.
(nag)