Beralih Jadi Perumahan, Lahan Pertanian Bekasi Menyusut 475 Hektar

Rabu, 01 Februari 2017 - 18:23 WIB
Beralih Jadi Perumahan,...
Beralih Jadi Perumahan, Lahan Pertanian Bekasi Menyusut 475 Hektar
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terancam tak memiliki areal pertanian. Sebab, dari lahan yang ada, sebanyak 475 hektar lahan persawahan kini sudah dikuasi pengembang. Apalagi, lahan pertanian itu terus menyusut setiap tahunya.

”Banyak lahan yang sudah beralih menjadi permukiman penduduk, setiap tahun terus menyusut,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kota Bekasi, Momon Sulaiman, Rabu (1/2).

Menurut dia, sisa lahan yang baru dipetakan itu tersebar di 12 kecamatan. Namun, kata dia, mayoritas berada di daerah selatan seperti Mustikajaya dan Bantar Gebang. Pemetaan itu menyusul adanya Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 terkait adanya Dinas Pertanian.

Karena itu, lanjut dia, untuk memaksimalkan hasil pertanian di lahan yang kian menyusut, pihaknya menggandeng para petani dan para pengembang. Mereka diajak untuk meneken nota kesepahaman (MoU) untuk pengelolaan lahan tersebut.

Dalam MoU itu, pemerintah daerah meminta tanah kosong yang dimiliki pengembang untuk dimanfaatkan sebagai lahan persawahan. Hal itu sebagaimana intruksi dari Kementrian Pertanian, meskipun lahannya kecil, setidaknya bisa swasembada pangan.

Momon mencontohkan, misalnya seperti yang dilakukan sejumlah petani di Kecamatan Medan Satria. Beberapa waktu lalu, warga bersama dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) panen raya padi sebanyak dua ton.

Saat ini, kata dia, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp2,3 miliar untuk membina petani di wilayah setempat. Pembinaan berkaitan dengan pengembangan cocok tanam. Tidak hanya itu, pihaknya juga menggiatkan konsep penanaman hidroponik.

Bahkan, konsep ini sudah terlaksana di daerah Keluran Duren Jaya, Bekasi Timur, dan Kecamatan Jatiasih. Konsep itu, dapat membantu memenuhi kebutuhan sayur-mayur, meski skala yang dihasilnya untuk kebutuhan pelakunya sendiri, dan penduduk setempat.
(pur)
Berita Terkait
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Bertemu Menantu Presiden...
Bertemu Menantu Presiden Jokowi, Pj Bupati Bekasi Tertarik Terapkan Kartu Kredit Pemda
Kurangi Kemacetan, Pembangunan...
Kurangi Kemacetan, Pembangunan MRT Tomang-Medan Satria Dimulai 2024
Kolaborasi BSKDN-SKALA...
Kolaborasi BSKDN-SKALA Perkuat Pengukuran Dampak Kebijakan Pasca Implementasi di Daerah
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Kemendagri Tegaskan...
Kemendagri Tegaskan Pentingnya Daerah Susun Kebijakan Berbasis Data
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
1 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
2 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
2 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
4 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved