Pasien Korban Kebakaran Dipulangkan karena Kuota BPJS Dibilang Habis

Selasa, 31 Januari 2017 - 13:22 WIB
Pasien Korban Kebakaran...
Pasien Korban Kebakaran Dipulangkan karena Kuota BPJS Dibilang Habis
A A A
DEPOK - Suyadi (46) sudah lebih dari 2,5 tahun terbaring di rumahnya di RT 005 RW 026, Kelurahan Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok. Bapak satu anak itu menderita luka bakar 90 persen hampir di seluruh tubuhnya. Yadi biasa begitu dia disapa adalah korban kebakaran yang terjadi di bengkelnya yang terletak di Jalan Raya Bogor.

Hampir seluruh tubuhnya mengalami luka bakar karena tersiram bensin. Saat itu dia dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Disana Yadi menjalani perawatan selama tiga bulan. Namun lukanya belum sembuh dia terpaksa pulang. Pasalnya, kuota BPJS Kesehatannya sudah habis.

Akhirnya Yadi pun menjalani penyembuhan seadanya di rumah. Sesekali dia berobat jalan jika memiliki dana. Selama menjalani penyembuhan di rumah, Yadi belum pernah mendapat bantuan.

Melihat kondisi itu, DPD Partai Golkar Depok tergerak untuk membantu memfasilitasi Yadi agar bisa mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Jadi hari ini kita membawa Pak Yadi ke RSUD Depok. Kasihan beliau selama bertahun-tahun dirawat di rumah saja," kata Ketua DPD Partai Golkar Depok, Farabi Arafik di rumah korban, Selasa (31/1/2017).

Pihaknya akan memantau proses pengobatan Yadi. Jika diperjalanan Yadi dipulangkan dengan alasan kuota BPJS-nya habis maka pihaknya akan membantu dengan cara apapun. "Kita akan pantau 100 persen sampai pengobatannya selesai dan sembuh," katanya.

Menurutnya, ada kesalahpahaman sehingga Yadi dipulangkan saat itu. Dikatakan Farabi bahwa kuota BPJS seharusnya tidak ada batasan. "Harusnya tidak ada overlimit. Makanya kita membangun komunikasi dengan RS dan BPJS," ucapnya.

Yadi berharap bisa menjalani pengobatan sampai sembuh. Karena dia adalah tulang punggung keluarga. Yadi memiliki satu anak dan menanggung beban hidup untuk keluarganya. "Harapan saya ya bisa sembuh. Semoga bisa sampai sehat dirawatnya nanti," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Relawan OMG Sumbar Gelar...
Relawan OMG Sumbar Gelar Pengecekan Kesehatan Gratis di Padang
Kowarteg Indonesia Gelar...
Kowarteg Indonesia Gelar Cek Kesehatan Gratis di Mojokerto
Kowarteg Indonesia Gelar...
Kowarteg Indonesia Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gresik
GMC Sumut Gelar Pemeriksaan...
GMC Sumut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Karo
Kowarteg Ganjar Gelar...
Kowarteg Ganjar Gelar Cek Kesehatan Gratis di Tangerang
Berita Terkini
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
34 menit yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
36 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
1 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
1 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
1 jam yang lalu
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
2 jam yang lalu
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved