Terjebak Dalam Kamar, Warga Bekasi Jadi Korban Kebakaran
Senin, 30 Januari 2017 - 11:49 WIB
Terjebak Dalam Kamar, Warga Bekasi Jadi Korban Kebakaran
A
A
A
BEKASI - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kampung Kebon Kopi Jagal, RT 2/7, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dalam peristiwa ini, Binti Nurbadriah (34) tewas setelah terjebak di dalam kamar rumahnya.
Sementara Roro Cyntia (6) anak dan Ruly Gunawan (43) suaminya selamat dalam kebakaran tersebut. Keduanya mengalami luka bakar serius dan harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.
”Kejadianya Minggu sore menjelang petang, dari tiga penghuni rumah satu korban tewas, dua selamat dan mengalami luka bakar cukup serius,” ujar Kapolsek Cikarang, Kompol Puji Hardi, Senin (30/1/2017). Menurut dia, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tewas terpanggang didalam rumah tersebut.
Puji menjelaskan, peristiwa bermula saat Ruly tengah menunggu warung dan melayani pembeli, posisinya di depan kamar korban. Namun, tidak lama berselang, dia mendengar pintu kamar korban terbuka dan terlepas. ”Ruly sudah mencium bau terbakar dalam rumah tersebut,” katanya.
Mencium bau asap, Ruly lantas masuk ke dalam dan melihat asap. Disalah satu kamar, terdapat Binti dan Roro yang tak lain adalah istri dan anak korban. Kemudian korban segera masuk ke dalam kamar dan menyelamatkan anaknya terlebih dahulu.
Setelah itu, kata dia, Ruly berusaha mengevakuasi istrinya. Namun dia tidak bisa masuk ke dalam kamar yang sudah penuh asap dan api yang mulai membesar.
Usai api padam, istri korban ditemukan sudah tewas dalam keadaan terpanggang. ”Korban Binti ditemukan sudah tewas mengenaskan,” jelasnya.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus menambahkan, api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian dengan bantuan lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bekasi.
Kunto mengatakan, dugaan sementara berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan dari beberapa saksi, api kebakaran itu berasal dari tabung gas yang meledak. ”Dugaanya seperti itu, namun untuk memastikanya kami masih melakukan pendalaman terkait kasus itu,” katanya.
Saat ini, jasad korban tewas setelah dilakukan visum sudah dikebumikan pihak keluarga. Ruly yang menderita luka bakar sudah kembali normal. Namun, korban lainya yakni Roro masih menjalani perawatan karena menderita luka bakar cukup serius di RSUD Kabupaten Bekasi.
Sementara Roro Cyntia (6) anak dan Ruly Gunawan (43) suaminya selamat dalam kebakaran tersebut. Keduanya mengalami luka bakar serius dan harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.
”Kejadianya Minggu sore menjelang petang, dari tiga penghuni rumah satu korban tewas, dua selamat dan mengalami luka bakar cukup serius,” ujar Kapolsek Cikarang, Kompol Puji Hardi, Senin (30/1/2017). Menurut dia, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tewas terpanggang didalam rumah tersebut.
Puji menjelaskan, peristiwa bermula saat Ruly tengah menunggu warung dan melayani pembeli, posisinya di depan kamar korban. Namun, tidak lama berselang, dia mendengar pintu kamar korban terbuka dan terlepas. ”Ruly sudah mencium bau terbakar dalam rumah tersebut,” katanya.
Mencium bau asap, Ruly lantas masuk ke dalam dan melihat asap. Disalah satu kamar, terdapat Binti dan Roro yang tak lain adalah istri dan anak korban. Kemudian korban segera masuk ke dalam kamar dan menyelamatkan anaknya terlebih dahulu.
Setelah itu, kata dia, Ruly berusaha mengevakuasi istrinya. Namun dia tidak bisa masuk ke dalam kamar yang sudah penuh asap dan api yang mulai membesar.
Usai api padam, istri korban ditemukan sudah tewas dalam keadaan terpanggang. ”Korban Binti ditemukan sudah tewas mengenaskan,” jelasnya.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus menambahkan, api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian dengan bantuan lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bekasi.
Kunto mengatakan, dugaan sementara berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan dari beberapa saksi, api kebakaran itu berasal dari tabung gas yang meledak. ”Dugaanya seperti itu, namun untuk memastikanya kami masih melakukan pendalaman terkait kasus itu,” katanya.
Saat ini, jasad korban tewas setelah dilakukan visum sudah dikebumikan pihak keluarga. Ruly yang menderita luka bakar sudah kembali normal. Namun, korban lainya yakni Roro masih menjalani perawatan karena menderita luka bakar cukup serius di RSUD Kabupaten Bekasi.
(ysw)