Pekan Depan, Pedagang Pasar Senen Korban Kebakaran Pindah Tempat Relokasi
Selasa, 24 Januari 2017 - 14:32 WIB
Pekan Depan, Pedagang Pasar Senen Korban Kebakaran Pindah Tempat Relokasi
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyebut jika mulai minggu depan, pedagang korban kebakaran Pasar Senen akan mulai menempati kios sementara di Blok V, blok yang masih satu lokasi dengan Pasar Senen, Jakarta Pusat.
"Sebanyak 500 sudah bisa naik di lantai 5 dan lantai 6 blok V (lima)," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017).
Pria yang akrab disapa Soni itu menyebut masih dalam tahap membangun kios ukuran 2x2 atau 1,5x2 meter di lantai 1 dan lantai blok V. Dan perlu waktu satu bulan untuk menunggu supaya rampung.
"Jadi masih menunggu satu bulan lagi, jika pedagang yang belum mendapat tapi butuh makan ya silahkan (di trotoar) ya ndak masalah sejauh tidak menganggu ketertiban," kata Soni.
Soni menjelaskan, lalu lintas dekat dengan lokasi kebakaran akan sedikit terganggu. Namun, ini bisa diatasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama pihak kepolisian. "Lalu lintasnya saja yang kemudian ditertibkan karena mereka sedang dalam suasana menjadi korban kebakaran," kata Dirjen Otda Kemendagri itu.
"Sebanyak 500 sudah bisa naik di lantai 5 dan lantai 6 blok V (lima)," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017).
Pria yang akrab disapa Soni itu menyebut masih dalam tahap membangun kios ukuran 2x2 atau 1,5x2 meter di lantai 1 dan lantai blok V. Dan perlu waktu satu bulan untuk menunggu supaya rampung.
"Jadi masih menunggu satu bulan lagi, jika pedagang yang belum mendapat tapi butuh makan ya silahkan (di trotoar) ya ndak masalah sejauh tidak menganggu ketertiban," kata Soni.
Soni menjelaskan, lalu lintas dekat dengan lokasi kebakaran akan sedikit terganggu. Namun, ini bisa diatasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama pihak kepolisian. "Lalu lintasnya saja yang kemudian ditertibkan karena mereka sedang dalam suasana menjadi korban kebakaran," kata Dirjen Otda Kemendagri itu.
(pur)