Berharap Ahok Ditahan, Taufik Ismail: 'Perang' Ini Harus Kita Menangkan

Selasa, 24 Januari 2017 - 13:12 WIB
Berharap Ahok Ditahan,...
Berharap Ahok Ditahan, Taufik Ismail: 'Perang' Ini Harus Kita Menangkan
A A A
JAKARTA - Salah satu sastrawan Indonesia, Taufik Ismail turut hadir pada sidang dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) di Kementan, Jakarta Selatan. Salah satu pendiri Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) itu pun mempertanyakan tidak ditahannya Ahok meski sudah berstatus terdakwa.

Berdasarkan pantauan, sastrawan angkatan 66 Taufik Ismail itu tampak membaca dua buah puisi di tengah-tengah massa GNPF-MUI yang menyerukan agar si penista agama, Ahok dipenjarakan. Dia turut hadir sambil mengenakan baju Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi).

Dalam puisinya itu, Taufik seolah menggambarkan bagaimana kondisi keadilan saat ini, yang mana orang-orang yang kerap melakukan penyogokan dibiarkan berkeliaran begitu saja.

"Hari ini berkeliaran pemberi sogokan-sogokan, laknat bagi mereka yang memberi sogokan," ujarnya membaca puisi di atas mobil komando GNPF-MUI, depan Gedung Kementan, Jaksel, Selasa (24/1/2017).

Dalam puisinya itu, tampak Taufiq juga memprotes ketidakadilan hukum. Dia mempersoalkan status tersangka Ahok, bahkan yang kini telah menjadi terdakwa, tapi Ahok masih dibiarkan berkeliaran di luar ruang tahanan.

Salah satu pendiri DKJ itu mempertanyakan, kenapa Ahok tak pernah ditahan. Padahal sela ini, tersangka-tersangka dalam kasus penistaan agama selalu ditahan. "Wahai pemegang kekuasan, kenapa penista Alquran tak ditahan?" katanya dengan suara yang bergetar.

Pemikiran dan perasannya yang seolah muak dengan penista agama itu dituangkannya dalam puisinya. Dalam puisinya itu pun, tertuang bagaimana perjuangan umat Islam menuntut penista agama untuk dipenjarakan itu seolah harus dimenangkan. "Perang ini harus kita menangkan," imbuh pria yang menjadi perintis berdirinya Majalah Horison tersebut.

Usai membacakan puisinya, Taufiq pu. melipat kertas-kertas puisi dan memasukkannya ke dalam kantong. Dia pun langsung bergegas turun dari mobil komando. Ratusan massa GNPF-MUI pun berteriak dan mengucapkan yel-yel yang menginginkan agar Ahok ditangkap dan dipenjarakan.
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Hari Ini Roy Suryo Sidang...
Hari Ini Roy Suryo Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Roy Suryo Jalani Sidang...
Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Pengunjung Teriak Takbir,...
Pengunjung Teriak Takbir, M Kace Pingsan saat Sidang Kasus Penistaan Agama
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved