Banjir Kuningan Mulai Surut, Warga Bersihkan Sisa Lumpur
Senin, 23 Januari 2017 - 12:56 WIB
Banjir Kuningan Mulai Surut, Warga Bersihkan Sisa Lumpur
A
A
A
KUNINGAN - Banjir bandang yang menerjang enam desa di Kabupaten Kuningan, mulai surut, Senin (23/1/2017). Pascabanjir yang menenggelamkan ribuan rumah, warga mulai membersihkan lumpur dan sisa genangan air dari rumah.
Sejumlah desa yang terdampak banjir bandang masih nampak tergenang, karena saluran air tidak berfungsi. Enam desa terendam banjir bandang, yakni Desa Sindangjawa, Cipondok, Sukaharja, Cibingbin, Citenjo, dan Dukuhbadag.
Selain membersihkan lumpur, warga juga menyelamatkan harta benda yang tersisa. Akibat banjir bandang ini, sejumlah barang elektronik rusak akibat terendam air. Aliran listrik sampai saat ini masih padam.
Sebelumnya akibat curah hujan yang deras mengguyur kuningan selama dua hari, menyebabkan sungai Jengkelok di Desa Cibimbin meluap ke pemukiman rumah warga. Air sungai pun masuk ke permukiman yang berada di enam desa sekitarnya.
Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Kuningan, belum memastikan adanya korban jiwa dan total kerugian serta kerusakan rumah akibat banjir bandang. Sementara warga korban banjir berharap pemerintah agar memberikan air bersih.
Sejumlah desa yang terdampak banjir bandang masih nampak tergenang, karena saluran air tidak berfungsi. Enam desa terendam banjir bandang, yakni Desa Sindangjawa, Cipondok, Sukaharja, Cibingbin, Citenjo, dan Dukuhbadag.
Selain membersihkan lumpur, warga juga menyelamatkan harta benda yang tersisa. Akibat banjir bandang ini, sejumlah barang elektronik rusak akibat terendam air. Aliran listrik sampai saat ini masih padam.
Sebelumnya akibat curah hujan yang deras mengguyur kuningan selama dua hari, menyebabkan sungai Jengkelok di Desa Cibimbin meluap ke pemukiman rumah warga. Air sungai pun masuk ke permukiman yang berada di enam desa sekitarnya.
Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Kuningan, belum memastikan adanya korban jiwa dan total kerugian serta kerusakan rumah akibat banjir bandang. Sementara warga korban banjir berharap pemerintah agar memberikan air bersih.
(wib)