Debat Cagub, AHY Buktikan Bisa Kuasai Panggung

Sabtu, 14 Januari 2017 - 14:16 WIB
Debat Cagub, AHY Buktikan...
Debat Cagub, AHY Buktikan Bisa Kuasai Panggung
A A A
JAKARTA - Pengamat menyebutkan, debat publik pertama Cagub-Cawagub DKI yang digelar KPU DKI merupakan panggung milik paslon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Sebab, paslon tersebut mampu mematahkan asumsi negatif dan tampil dalam debat dengan cukup gemilang.

Pengamat Politik dari Lembaga Penelitian Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, debat publik pertama yang digelar KPU DKI itu mampu dimanfaatkan setiap paslon dengan baik. Ketiga paslon menjawab keraguan berita miring yang kerap dilemparkan kepadanya pada sesi pertama debat.

Namun, dia mencatat, debat pertama itu menjadi panggung milik Agus. Pasalnya, dia mampu menjawab asumsi negatif terhadapnya. Sesi pertama misalnya, Agus selalu menjawab setiap pertanyaan dalam debat dan belum memberi kesempatan pada Mpok Sylvi berbicara.

"Agus seperti ingin memperlihatkan pada publik, dia bisa menguasai panggung dan memang dia bisa membuktikan dan menampik kebimbangan publik soal kapasitasnya dalam menguasai panggung, itu yang mau ditunjukkan Agus," ujarnya pada SINDOnews, Sabtu (14/1/2017).

Menurutnya, dalam sesi kedua, paslon Agus-Sylvi pun mampu menjawab pertanyaan untuk mengatasi kemiskinan yakni dengan program bantuan langsung tunai dan Rp1 miliar per-RW meski mendapat reaksi dari paslon Ahok-Djarot.

Lebih jauh, kata Pangi, paslon nomor urut satu itu bisa menjelaskan akan melakukan pembangunan Jakarta yang manusiawi tanpa menggusur dan akan memberikan bantuan-bantuan. Penjelasan itu sekaligus menyindir paslon Ahok-Djarot mau membuang orang miskin dari Jakarta.

"Paslon Agus menekankan dan mengkritik Ahok, seharusnya yang dibuang itu kemiskinannya," katanya.

Pada sesi keempat, Ahok menyindir mpok Sylvi, zaman mpok Sylvi bersama Foke yang kredit macet, masyarakat masuk penjara, bagaimana mau mengontrol dana yang ada, ditangkis dan dipatahkan oleh Agus dengan baik dengan menyebut kalimat, inilah masalahnya kalau pemimpin yang bawaannya curigaan melulu sama rakyatnya. Curiga masyarakat akan masuk penjara, kenapa tak berpikir, bagaimana nanti kalau masyarakat sukses.

Jadi, lanjutnya, Agus menampik kebimbangan orang tentang kapasitas dalam penguasaan konten debat. Maklum latar belakang militer, habbit-nya garis komando dan tak terbiasa berdebat, sulit dalam bicara di depan umum.

"Faktanya, Agus dapat menguasai panggung, menghapus kecurigaan, dan keraguan publik selama ini. Wajar, ada beberapa kali undangan debat tapi tak pernah menghadirinya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
PKS Utamakan Kader Internal...
PKS Utamakan Kader Internal untuk Bursa Cagub DKI Jakarta
Sumpah Risma soal Isu...
Sumpah Risma soal Isu Maju di Pilgub DKI Jakarta
Pengamat Lihat Zaki...
Pengamat Lihat Zaki Iskandar Layak Diperhitungkan Jadi Cagub DKI
Koalisi Indonesia Bersatu...
Koalisi Indonesia Bersatu Dukung Ahmed Zaki Iskandar Maju Cagub DKI
LIGA Jakarta Bakal Lakukan...
LIGA Jakarta Bakal Lakukan Penjaringan Cagub DKI 2024
Tiga Bakal Cagub Perseorangan...
Tiga Bakal Cagub Perseorangan Daftar Pilgub Jakarta, Baru 2 yang Punya Pasangan
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
3 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
13 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved