Februari, Pemprov DKI Launching 160 Unit Mesin Parkir

Sabtu, 07 Januari 2017 - 01:36 WIB
Februari, Pemprov DKI...
Februari, Pemprov DKI Launching 160 Unit Mesin Parkir
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan me-launching sebanyak 160 unit mesin parkir di ruas parkir on street Jakarta. Anggaran ratusan unit mesin parkir ini mencapai Rp20 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pada Februari mendatang akan me-launching 160 unit mesin parkir di 28 titik ruas jalan parkir on street. "160 unit tersebut dibeli sendiri melalui e-catalog oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Parkir dengan anggaran sekitar Rp 20 Miliar," kata Andri kepada wartawan, Jumat 6, Januari 2017 kemarin.

Andri menuturkan, pihaknya sedang membangun sistem integrasi mesin parkir satu dan yang lainnya. Termasuk dengan sistem teknologi pembayaran secara online.

"Sistem online pembayaran dan pengawasan harus dibangun supaya tidak ada lagi kebocoran. Kalau macet ya pasti masih ada, karena mesin parkir itu hanya instrumen pembatasan," kata Andri Yansyah.

Dalam pola transportasi makro, lanjut Andri, ada tiga cara untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, yakni pembangunan infrastruktur, penambahan dan perbaikan moda transportasi massal, serta pengaturan pembatasan kendaraan.

Menurut Andiri, parkir mesin merupakan bagian dari pembatasan kendaraan sama halnya dengan Electronic Road Pricing (ERP). Artinya, kemacetan itu harus diurai secara berbarengan dan tidak bisa bergantung hanya pada satu instrument.

"Sekarang kan lagi dibangun infrastrur jalan, Mass Rapid Transit dan perbaikan bus. Nah mesin parkir terus ditambah dan ERP sedang lelang. Semuanya selesai berbarengan pada 2018, jadi kemacetan baru terurai seitar 2019," ujarnya.

Kepala BLUD Dishubtrans Parkir DKI Jakarta Tiodor Sianturi mengakui efektivitas pemasangan mesin parkir di tiga lokasi TPE percontohan belum dapat mewujudkan tujuan TPE. Sebab, tiga lokasi parkir tersebut dikelola oleh pihak ketiga yang berwenang mengelola dan membayar juru parkir sampai pertengahan 2017 nanti.

Sementara pihaknya hanya mendapatkan sekitar 30% dari retribusi yang didapatkan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, lanjut Tio, BLUD yang memiliki aturan mengelola dan menggunakan hasil retribusi sendiri untuk keperluan parkir akhirnya memilih mengadakan mesin parkir sendiri melalui e-catalog.

Hasilnya, pada tahap pertama akhir tahun lalu, pihaknya telah memasang 42 unit (TPE) di sejumlah kawasan, yakni Jalan Ir H Juanda dan Jalan Pecenongan 10, Jakarta Pusat. Kemudian, Jalan Pinangsia Raya, Pinangsia I, II, dan III, Jakarta Barat.

"Jadi pengguna bayar dulu ke juru parkir dan juru parkir akan menggunakan uang elektroniknya ke mesin parkir. Nah karena pengelolaannya di pihak ketiga, kami juga kesulitan mengawasi. Kalau TPE yang kami sudah beli sendiri, kami jamin tidak ada lagi pungli dan kemacetan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Kenaikan Tarif Parkir...
Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta Tengah Digodok
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Tarif Parkir di Jakarta...
Tarif Parkir di Jakarta Bakal Naik, Mobil Rp60 Ribu/Jam dan Motor Rp18 Ribu/Jam
Naikkan Tarif Parkir...
Naikkan Tarif Parkir Rp20 Ribu Tanpa Karcis, 10 Jukir Pasar Sentral Diamankan
Siap-siap parkir mobil...
Siap-siap parkir mobil di jakarta Rp60 ribu per jam
Jelang Lebaran, Personel...
Jelang Lebaran, Personel Diterjunkan Awasi Tarif Parkir
Berita Terkini
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
3 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
6 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
7 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
14 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved