Kurir Narkoba Malaysia-Bali Dibayar Rp6 Juta

Rabu, 04 Januari 2017 - 22:45 WIB
Kurir Narkoba Malaysia-Bali...
Kurir Narkoba Malaysia-Bali Dibayar Rp6 Juta
A A A
DENPASAR - Seorang kurir narkoba, Naiman, mengaku dibayar Rp6 juta untuk mengantar barang terlarang dari Malaysia dan diedarkan di Bali. Naiman, warga Sampang, Madura, Jawa Timur ini, menyembunyikan methamphetamine seberat 70,20 gram di salah satu bagian tubuhnya untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Namun, usaha Naiman tetap terdeteksi petugas Bea Cukai di Bandara Internasional I Gust Ngurah Rai. Dia pun ditangkap dan ditemukan barang bukti 70,20 gram methamphetamine yang dibungkus plastik bening berlapis karet berwarna kuning dan merah muda.

Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto menjelaskan, tersangka tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan pesawat Air Asia nomor penerbangan AK378 rute Kuala Lumpur-Denpasar, Bali, pada Selasa 3 Januari 2017 sekitar pukul 20.00 Wita. Saat dilakukan pemeriksaan secara detail terhadap barang bawaannya, tidak ditemukan narkotika.

“Berdasarkan data manifest penumpang, yang bersangkutan (pelaku) menjadi target. Pelaku ditangkap atas kecurigaan kami saat dia melewati X-ray pemeriksaan barang bawaan,” ujar Budi, Rabu (4/1/2017).

Masih kata Budi, kemudian petugas Bea Cukai melanjutkan pemeriksaan badan karena ada kecurigaan menyembunyikan narkotika. Tidak meleset, petugas Bea Cukai menemukan narkoba dalam tubuh pelaku, setelah melakukan pemeriksaan menggunakan alat scan dan rontgen.

“Setelah itu, dia kami bawa ke RS BIMC (Bali International Medical Center Hospital) untuk diperiksa menggunakan alat scan dan rontgen. Ternyata benar, dalam tubuh pelaku ditemukan narkoba,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberantasan, Badan Nasional Narkoba (BNN) Bali, AKBP Ketut Artha mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku mendapatkan upah Rp6 juta untuk sekali mengantar narkoba ke Indonesia. Kemungkinan, narkoba tersebut tidak hanya diedarkan di Bali, tapi juga di Jawa Timur.

“Katanya, dia sudah beberapa kali mengambil narkoba dari Malaysia. Dia mendapatkan upah Rp6 juta sekali jalan,” pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
1 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
1 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
4 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
4 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved