Ayah Cabuli Anak Kandung saat Cari Kayu Bakar di Hutan

Rabu, 04 Januari 2017 - 03:12 WIB
Ayah Cabuli Anak Kandung...
Ayah Cabuli Anak Kandung saat Cari Kayu Bakar di Hutan
A A A
BINTAN - Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang menangkap Hg (39), di rumahnya di Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (3/1/2017), atas dugaan melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya yang berusia 11 tahun.

Terungkapnya pencabulan ayah terhadap anak kandung ini berawal dari kecurigaan dokter Puskesmas Kawal terhadap bocah perempuan itu yang berobat karena keluhan perih akibat luka pada alat vitalnya, Senin (2/1/2017) sore. Korban mengaku lukanya akibat terjatuh dan terkena kayu saat mencari kayu bakar bersama ayahnya di hutan Gesek.

Kepala Puskesmas Kawal Bambang yang mendapati selaput dara bocah perempuan itu robek. Dia mencurigai terjadinya tindakan pencabulan terhadap korban. Dia lalu menyuruh bocah tersebut membawa celana dalam yang dipakai saat mengalami luka. Didapatinya bercak darah pada celana dalam tersebut semakin memperkuat kecurigaan adanya pencabulan.

Bambang segera melaporkan kepada Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kepri. KPPAD Kepri pun segera menemui korban dan membujuk agar korban terbuka, menceritakan kejadian yang sebenarnya. Akhirnya, bocah itu mengaku luka pada alat vitalnya akibat pencabulan yang dilakukan ayah kandungnya Hg, di hutan saat bersama-sama mencari kayu bakar.

"Pencabulannya dilakukan Senin (2/1), menurut Mawar (nama samaran) dilakukan di hutan. Ayahnya menyuruhnya mengaku jatuh tertimpa kayu," kata Titi Sulastri, komisioner KPPAD Kepri.

KPPAD, katanya, akan terus melakukan pendampingan kepada korban hingga proses hukumnya selesai. KPPAD segera mendampingi korban melaporkan kejadian pencabulan ke Polsek Gunung Kijang, Selasa (3/1/2017). Unit Reskrim segera menangkap pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang AKP Hendriyal mengatakan, saat ini pihaknya sudah menangkap Hg terduga pelaku pencabulan. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pemberkasan. "Benar, yang bersangkutan sudah kita amankan dan sedang diperiksa," kata Manik.
(zik)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
52 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved