Akhir 2016, Bupati Anas Kumpul Bareng Penyandang Disabilitas

Minggu, 01 Januari 2017 - 00:16 WIB
Akhir 2016, Bupati Anas...
Akhir 2016, Bupati Anas Kumpul Bareng Penyandang Disabilitas
A A A
BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menghabiskan waktu akhir tahun 2016 bersama para penyandang disabilitas di Pendopo Saba Swagatha Banyuwangi, Sabtu ‎(31/12/2016). Para penyandang disabilitas lintas usia itu berdialog dan bercengkerama dengan Bupati Anas.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banyuwangi Wasis mengatakan, kedatangan rekan-rekannya tersebut atas permintaan sendiri yang ingin bertemu dan berbincang bersama Bupati Anas. Selain dari Banyuwangi, mereka berasal dari Bondowoso, Bali, dan Jember.

Bahkan, ada yang tergabung dalam Disabilitas Motor Indonesia (DMI) yang mengendarai motor dari Jember ke Banyuwangi. Ada sekitar 90 orang yang ke Banyuwangi. Mereka yang datang berasal dari kalangan tunadaksa, tunanetra, dan tunarungu wicara. Meraka ke pendopo ada yang naik motor roda tiga, ojek, dan diantar keluarganya.

Di Banyuwangi, juga digelar Rakor Difabilitas di YPKTI (Yayasan Kesejahteraan dan Pendidikan Tuna Indra) Banyuwangi.

Wasis mengatakan, pemenuhan hak terhadap penyandang disabilitas di Banyuwangi saat ini cukup baik. "Di Banyuwang saat ini sudah cukup baik. Karena itu kami menggelar rakor di sini," kata Wasis yang juga pendidik di SMA Luar Biasa, Gambiran, Banyuwangi.

Selama di pendopo, bersama bupati mereka berbincang santai sambil menikmati buah lokal, dan diakhiri foto bersama.

Anas mengaku salut dengan semangat para penyandang disabilitas ini. Mereka memiliki spirit untuk berorganisasi. "Kami berupaya melayani penyandang disabilitas," ujarnya.

Menurut Anas, di Banyuwangi telah dikembangkan 210 sekolah inklusi dengan 275 guru yang mempunyai kompetensi sebagai pendamping anak berkemampuan khusus. Mereka telah melalui pendidikan yang disyaratkan. Para guru tersebut ada di 210 sekolah inklusif yang terdiri atas 55 PAUD, 89 SD/MI, 44 SMP/MTs, dan 22 SMA/SMK/MA. Sekolah-sekolah tersebut menerima sekitar 1.246 anak penyandang disabilitas dan anak berkemampuan khusus.

"Jadi ini ikhtiar untuk kesempatan pendidikan yang sama. Anak berkemampuan khusus bisa bersekolah bareng dalam satu kelas di sekolah yang sama, mempelajari mata pelajaran yang sama, dan mengikuti semua kegiatan di sekolah tanpa ada diskriminasi. Kami juga mempunyai program beasiswa untuk penyandang disabilitas," ujar Anas.

Banyuwangi juga berkomitmen untuk pemenuhan hak difabel. Banyuwangi telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. "Lewat Perda ini, akan menjamin akses yang sama kepada teman-teman. Selain juga tentunya melindungi mereka terhadap perlakuan diskriminatif dari masyarakat," kata Anas.
(zik)
Berita Terkait
Bangkitkan Kepercayaan...
Bangkitkan Kepercayaan Diri Anak Difabel, YBKB Luncurkan Program SMILE
Tata Cara Salat Seorang...
Tata Cara Salat Seorang Difabel Sesuai Ajaran Islam
PERDIK Dampingi Perempuan...
PERDIK Dampingi Perempuan Difabel Korban Kekerasan Seksual di Makassar
Diskursus Sebutan Kaum...
Diskursus Sebutan Kaum Difabel
Sebagai Bentuk Dukungan,...
Sebagai Bentuk Dukungan, Polri Pamerkan Lukisan Karya Difabel
Luar Biasa! Pria Lumpuh...
Luar Biasa! Pria Lumpuh Posting Tweet Langsung dari Pikiran
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
34 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
3 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved