Rangkaian Bom Ditemukan di Magelang

Selasa, 27 Desember 2016 - 16:35 WIB
Rangkaian Bom Ditemukan...
Rangkaian Bom Ditemukan di Magelang
A A A
SEMARANG - Sebuah rangkaian bom ditemukan di depan Apotek Perintis Farma, Jalan Pahlawan Nomor 83, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (27/12/2016). Rangkaian bom itu ditemukan di dalam tas perempuan warna cokelat muda yang tergeletak di sana.

Di dalam tas berisi kabel, obat mercon alias bahan peledak yang sudah terangkai dililit lakban warna cokelat. Ditemukan pula selembar kertas bergambar denah, selembar kertas bertuliskan arab tentang ajakan jihad dan selembar peta.

Informasi yang dihimpun, kali pertama tas tersebut ditemukan saksi bernama Afif Rohman (35) warga Dusun Cecelan, Desa Soroyudan, Kecamatan Tegalrejo, Magelang, sekira pukul 04.30 WIB. Saat itu saksi akan memulai berjualan sate.

Tas itu ditemukan di bawah gerobak milik Supriadi (25) warga asli Dukuh Magersari RT01/RW02, Brengkol, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo yang kos di Tegalrejo, Magelang. Supriadi adalah penjual batagor.

Saksi Afif memindah tas tersebut dari bawah gerobak ke depan apotik, tepatnya di bawah tempat duduk dari kayu. Karena mencurigakan, sekira pukul 05.30 WIB tas itu dibuka dan ditemukanlah aneka benda mencurigakan termasuk rangkaian bom. Temuan ini langsung dilaporkan ke polisi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova, mengemukakan personel Jihandak Satuan Brimob Polda Jawa Tengah tiba di TKP sekira pukul 10.00 WIB, setelah kepolisian setempat meminta bantuan penanganan. Polisi langsung melakukan olah TKP.

“Sekitar pukul 13.00 WIB (rangkaian bahan peledak) itu diledakan (disposal). Pada rangkaian itu ada timernya,” ungkap Djarod saat menyampaikan keterangan pers di Markas Polda Jawa Tengah, Selasa sore.

Isi rangkaian tersebut; obat mercon sekira 0,5 ons, rangkaian benda jam kabel dililit lakban warna cokelat. Polisi masih melakukan penyelidikan, di antaranya mencari siapa pelaku di balik perbuatan itu.

“Ini kami masih teliti apakah ini bom low eksplosif atau high. Masih kami dalami,” sambungnya. Pihaknya mengimbau kepada penjual bahan kimia termasuk peledak agar selektif saat melayani pembeli. Harus diketahui jelas siapa pembelinya dan apa peruntukannya.
(sms)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
53 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved