Aktor Penistaan Agama di Novita Hotel Jambi Harus Diungkap

Selasa, 27 Desember 2016 - 16:13 WIB
Aktor Penistaan Agama...
Aktor Penistaan Agama di Novita Hotel Jambi Harus Diungkap
A A A
JAMBI - Anggota DPRD Kota Jambi Soni Zainul sangat prihatin dengan peristiwa dugaan penistaan agama di lingkungan Novita Hotel akhir pekan lalu.

Menurutnya, selama ini Kota Jambi sangat aman kondusif dan jauh dari isu sara. Hal inilah yang membuat anggota dari Fraksi Hanura Kota Jambi sedikit emosi.

"Saya meminta pihak kepolisian agar secepatnya bisa menangkap pelaku yang diduga telah menistakaan agama Islam di Novita Hotel pada Jumat malam lalu," tandasnya saat berada di kawasan Novita Hotel.

Bagi anggota Komisi III DPRD Kota Jambi ini, penistaan agama menyangkut akidah, akidah itu tidak bisa dimainkan, karena selama ini dalam sejarah yang saya tahu suatu perayaan digabung seperti itu, baru kali ini terjadi di Jambi.

Selain itu, dia juga mengapresiasi terhadap langkah WaliKota Jambi, Syarif Fasha yang cepat melakukan tindakan dengan menutup sementara Hotel Novita, sehingga tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.

Kedepan dirinya berharap saat menghadapi perayaan natal dan tahun baru, agar semua hotel yang ada di Kota Jambi untuk meninjau ulang.

"Jangan sampai di Kota Jambi, yang sangat kondusif, dengan hal-hal yang begini menjadi besar, jadi isu nasional. Kami dari DPR meminta kepada pengelola hotel agar ditinjau kembali untuk kegiatan Natal dan Tahun baru," katanya.

Sementara Beni Lestio seorang mantan anggota DPRD Kota Jambi yang juga berada di lokasi kejadian pada malam itu ikut menyayangkan kejadian tersebut.

Dia menilai, ini merupakan ulah orang yang sengaja mau memecah belah kedamaian dan ketentraman umat beragama di Kota Jambi.

"Saya sendiri non muslim tapi saya sangat-sangat menyayangkan tindakan ini, Islam di Kota Jambi damai dan toleransi betul," katanya.

Ketua MUI Jambi Hadri Hasan sepakat agar Jambi tetap aman kondusif. "Apa pun persoalan harus diselesaikan dengan proses hukum," katanya.

Dia juga mendesak, agar pihak kepolisian bisa secepatnya menyelesaikan kasus ini. Karena tidak layak lafaz Allah dinodai oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

"Saya mengimbau agar semua pihak bisa meredam suasana dan menahan agar kasus ini tidak melebar ke hal-hal negatif yang justru merugikan kita semua," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tips Bikin Foto Estetik...
Tips Bikin Foto Estetik untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru 2025
IOH Tingkatkan Kapasitas...
IOH Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 50 Persen Selama Natal dan Tahun Baru 2023
Baksos hingga Doa Lintas...
Baksos hingga Doa Lintas Agama Meriahkan Acara Kebaya Natal 2023
Kumpulan Ucapan Natal...
Kumpulan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Berbagi Keceriaan di Christmas Fantasy Land
5 Ide Seru untuk Mengisi...
5 Ide Seru untuk Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Buat Introvert
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
5 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
6 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
7 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
8 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
8 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved